- Istimewa
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo
tvOnenews.com - DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan bahwa setiap proyek yang dikerjakan di ruang publik tidak boleh membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan.
“Menyikapi kejadian saat ini, bahwa setiap proyek tidak boleh mencelakakan seluruh pengguna jalan. Oleh sebab itu nanti akan kita panggil untuk mereka bertanggung jawab,” kata Syaifuddin, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, setiap proyek konstruksi jalan wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sesuai ketentuan yang berlaku. Kontraktor juga diwajibkan memasang rambu peringatan, barikade, serta informasi proyek di area pekerjaan. Ia menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar keselamatan tersebut, DPRD akan mendorong proses penyelidikan dan pertanggungjawaban hukum.
Syaifuddin juga meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek gorong-gorong maupun drainase yang sedang berjalan agar tidak membahayakan masyarakat. Ia menilai korban juga harus mendapat perhatian dan bentuk tanggung jawab dari pihak terkait.
Sebelumnya, insiden terjadi di Jalan Margorejo Indah, tepatnya di depan Plaza Marina Surabaya. Sepeda motor yang ditumpangi pasangan lansia terperosok ke dalam saluran yang masih dalam tahap pembangunan. Akibat kejadian tersebut, seorang perempuan berinisial LE (69) meninggal dunia, sedangkan suaminya, EP (65), berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang mendatangi rumah duka korban, mengungkapkan berdasarkan keterangan suami korban terdapat celah pada barrier pengaman proyek yang diduga menjadi jalur masuk sepeda motor ke area galian. Temuan tersebut menjadi dasar evaluasi terhadap sistem pengamanan proyek yang sedang berjalan di Kota Surabaya.
Eri menegaskan evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap proyek gorong-gorong di Margorejo, tetapi juga terhadap seluruh proyek yang sedang dikerjakan di Surabaya agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sementara itu, DPRD Surabaya memastikan akan menindaklanjuti insiden tersebut dengan memanggil pihak yang bertanggung jawab atas proyek untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan adanya pertanggungjawaban atas tragedi yang telah menelan korban jiwa tersebut.(chm)