- istimewa
Tak Hanya Apresiasi Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Kelantan, Datuk Mohamed Fadzli Kutip Surat Al Hujurat Ayat 13
"Ayat yang saya bacakan itu, mengajarkan kita, bahwa berbagai bangsa dan negara bukan suatu pemisah, tetapi suatu ruang yang membina hubungan, memperkukuhkan kesepahaman serta menjadikan Kerjasama yang membawa manfaat bagi antara bangsa," katanya.
Selain itu, kata dia, progam ini merupakan manifestasi kepada semangat ta'aruf dan saling mengenali dan memperkokohkan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya antara Jakarta dan Kelantan.
"Bahkan pembukaan penerbangan Jakarta ke Kota Bharu satu pencapaian besar dalam meningkatkan hubungan antara dua bangsa. Bahkan, ini membuka peluang untuk memudahkan dalam sektor pelancongan, pendidikan dan perdagangan," bebernya.
Bahkan sebelumnya, ia mengutarakan pribahasa Melayu, "Air dicincang tidak akan putus, demikian hubungan antara Malaysia dengan Indonesia. Walaupun dipisahkan oleh geografis tetapi hakikatnya diikat oleh tali persaudaraan."
Selanjutnya, ia menekankan, dengan industri pelancongan bisa menjadi sebuah jembatan penting antara dua negara dari segi deplomasi rakyat.
"Karena mampu mempertemukan masyarakat dari latar berbeda dalam suasana yang saling menguntungkan," jelasnya.
Kembali lagi ia tekankan, bahwa Kelantan menawarkan kepada wisatawan Indonesia dengan destinasi wisata budaya yang unik dan destinasi alamnya.
Di samping itu, kata dia, Kelantan juga kaya dengan kulinernya, seperti karipap, kudapan mirip pastel dengan isian kari ayam dan kentang, hingga keropok lekor, camilan berbahan ikan yang populer di kawasan pesisir Malaysia.
Selain itu, ia katakan, dari perjalanan singkat di program ini, teradapat positif dan negatifnya. Maka dari itu, ia menyampaikan permohonan maaf bila ada yang kurang dari perjalanan singkat tersebut.
"Semoga pengalaman yang dirasakan di negeri ini dalam waktu singkat, bisa menjadi narasi yang positif bagi masyarakat Indonesia," ucapnya. (ant/aag)