- Mediahub Polri
Pelarian Berakhir! Tiga Terduga Pembunuh Polisi di Katingan Dibekuk, Bandar Narkoba Ikut Diciduk
tvOnenews.com - Perburuan terhadap para pelaku penyerangan yang menewaskan tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, akhirnya membuahkan hasil.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menangkap tiga terduga pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap personel Polres Katingan yang gugur ketika menjalankan tugas.
Penangkapan tersebut menjadi perkembangan penting dalam pengungkapan salah satu kasus yang paling menyita perhatian publik sepanjang 2026.
Tragedi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menggambarkan besarnya risiko yang dihadapi aparat penegak hukum saat memburu jaringan peredaran narkotika yang diduga terorganisasi.
Peristiwa nahas itu menewaskan tiga personel Polres Katingan, yakni Aipda Yudhi Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Setelah operasi penggerebekan berujung penyerangan, dua anggota sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di lokasi berbeda di sepanjang aliran Sungai Katingan.
Kini, setelah rangkaian pengejaran lintas provinsi, polisi mulai mengungkap para pihak yang diduga bertanggung jawab atas insiden berdarah tersebut.
Tiga Terduga Pelaku Ditangkap di Samarinda, Bandar Utama Ikut Diamankan
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan, tiga terduga pelaku berhasil diamankan dalam operasi yang digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (9/7/2026).
"Saat ditangkap ketiganya melawan menggunakan senjata tajam jenis mandau sehingga kami berikan tindakan tegas dan terukur," ujar Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Menurut Eko, ketiga orang yang ditangkap terdiri atas seorang yang diduga sebagai bandar utama jaringan narkotika bernama Bio, serta dua orang lain yang disebut sebagai anggota jaringan, yakni Ramblan alias Busu dan Perie.
Operasi penangkapan dipimpin Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Handik Zusen bersama Satgas NIC yang dipimpin Kombes Pol. Kelly L.
Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari pengejaran terhadap para pelaku yang diduga melarikan diri usai penyerangan terhadap personel Polri di Kabupaten Katingan.
"Malam ini kami dari Dittipidnarkoba melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan anggota Polri di Katingan, Kalimantan Tengah," ujar Handik Zusen.