- Gambar ilustrasi AI
Kasus Rudapaksa Perempuan Disabilitas Gegerkan Jaksel, Korban Melahirkan, Polisi Terus Buru Pelaku
tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap perempuan penyandang disabilitas kembali menyita perhatian publik. Seorang perempuan berinisial DH (25) yang memiliki keterbatasan komunikasi diduga menjadi korban rudapaksa di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut baru terungkap setelah korban diketahui hamil hingga akhirnya melahirkan seorang bayi laki-laki.
Perkara ini menjadi sorotan karena korban merupakan penyandang disabilitas yang tidak mampu menjelaskan secara rinci kronologi kejadian maupun identitas pelaku.
Kondisi tersebut membuat proses penyelidikan menjadi lebih kompleks, sementara keluarga mengaku sama sekali tidak mengetahui korban tengah mengandung hingga menjelang persalinan.
Kepolisian kini terus mengusut kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV), serta berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat.
Hingga saat ini, identitas pelaku masih belum diketahui dan aparat masih melakukan pengejaran untuk mengungkap pelaku serta mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Polisi Telusuri CCTV, Pelaku Masih Dalam Pengejaran
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi memastikan penyidik masih memburu pria yang diduga melakukan rudapaksa terhadap korban.
"Pelakunya kita cari, ya. Jadi yang bertopi, ya ada di situ kita cari," kata Nurma Dewi melansir dari Antara.
Menurut Nurma, penyidik telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Namun hingga kini, identitas pria yang terekam kamera belum berhasil dipastikan.
Ia menjelaskan, aparat juga telah berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat. Meski demikian, warga sekitar mengaku tidak mengenali pria yang diduga sebagai pelaku.
Proses penyelidikan semakin sulit karena korban merupakan penyandang tuna wicara sekaligus memiliki keterbatasan intelektual sehingga tidak dapat memberikan keterangan secara utuh mengenai pelaku, waktu kejadian, maupun lokasi pasti terjadinya tindak pidana.
Kasus ini menjadi perhatian luas setelah beredar di media sosial melalui akun Instagram @jagakarsa_update, yang mengunggah informasi mengenai dugaan rudapaksa terhadap perempuan penyandang disabilitas hingga menyebabkan korban hamil.
Kasus Terungkap Setelah Korban Melahirkan
Berdasarkan keterangan keluarga, mereka baru mengetahui dugaan kekerasan seksual setelah DH menjalani proses persalinan. Karena korban tidak memahami kondisi kehamilannya dan memiliki keterbatasan komunikasi, keluarga juga tidak menyadari bahwa korban telah mengandung selama beberapa bulan.