- dok.kolase tvOnenews.com/ @badanperwakilannetizen2
Viral Dugaan Penipuan Loker di Pasar Minggu, Pelamar Dimintakan Uang Sampai Jutaan Rupiah
Kedua, Meminta Uang atau Biaya Administrasi
Hal kedua bila anda menemukan loker, pastikan tidak ada atau meminta “uang administrasi”, “biaya pelatihan”, atau “uang seragam” dengan janji kamu akan segera diterima kerja.
Perusahaan asli tidak pernah meminta uang dalam proses rekrutmen. Semua biaya seleksi, pelatihan, dan perjalanan kerja resmi biasanya ditanggung oleh perusahaan itu sendiri.
Ketiga, Deskripsi Pekerjaan yang Terlalu Umum
Hal ketiga perlu diperhatikan, kalau lowongan palsu sering kali memiliki deskripsi pekerjaan yang samar, tidak detail, dan terlalu umum. Misalnya:
“Dibutuhkan segera! Posisi: Staff Kantor. Syarat: Pria/wanita, usia 18-40 tahun, pendidikan minimal SMA. Gaji tinggi dan bonus besar!”
Namun tidak ada penjelasan tentang jenis pekerjaan, tanggung jawab, atau lokasi kerja yang spesifik. Tujuannya agar banyak orang tertarik melamar tanpa berpikir panjang.
Cara menghindari: Periksa isi deskripsi kerja. Perusahaan yang kredibel akan menjelaskan tanggung jawab pekerjaan, kualifikasi yang dibutuhkan, lokasi, dan tahapan seleksi dengan jelas.(klw)