- Istimewa
Selain Bharada Andika, Sejumlah Personel Poludara Dimintai Keterangan terkait Kasus Penembakan Bharatu Valdo
Jakarta, tvOnenews.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan sejumlah personal Kepolisian Udara (Poludara) turut diperiksa terkait kasus penembakan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai atau Bharatu Valdo.
Sebelumnya, Bharatu Valdo dilaporkan tewas diduga ditembak oleh juniornya, yakni Bharada Andika di Markas Komando Direktorat Polisi Udara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).
Bharada Andika menyerahkan diri di hari yang sama usai kejadian itu terjadi.
Meski demikian, Polda Metro Jaya memeriksa sejumlah personel Poludara untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi di tempat kejadian perkara (TKP).
- Istimewa
“Pasti sudah ada beberapa dari Kepolisian Udara, ini dimintai keterangan, tapi untuk jumlah dan hasilnya kami belum dapat konfirmasi,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Bukan hanya memeriksa sejumlah saksi, pihaknya juga turut mendalami motif, penggunaan senjata api, dugaan perundungan dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain selain terduga pelaku.
"Kami terima kasih apabila ada informasi dari pihak mana pun. Tentunya ini pasti akan didalami oleh pihak kepolisian," terangnya.
Terkait terduga pelaku, Polda Metro Jaya turut memeriksanya dengan mempertimbangkan kondisi psikologisnya secara bertahap.
Penanganan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga akan berjalan selaras dengan penanganan di Bidpropam Polda Metro Jaya.
Adapun dalam kasus ini terduga pelaku dijerat Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana.
“Polri tidak memberi ruang pada personel yang melakukan pelanggaran maupun kejahatan, bahkan melakukan tindak pidana pasti sudah diproses hukum. Kami tekankan sudah dilakukan penahanan,” pungkasnya. (nsi)