- Antara
Kronologi Atlet Selam Syabilla Rizkia Meninggal saat Berlomba, Sempat Lambaikan Tangan Menjelang Garis Finis
Selain Syabilla, dua atlet lainnya juga dilaporkan mengalami masalah saat mengikuti perlombaan. Insiden tersebut mendorong KONI Jawa Tengah melakukan evaluasi terhadap prosedur pengamanan dan penyelamatan atlet.
KONI Jawa Tengah Evaluasi Prosedur Keselamatan
KONI Jawa Tengah menegaskan bahwa keselamatan atlet harus menjadi prioritas dalam setiap pertandingan. Sujarwanto mengatakan, tim penyelamat telah diminta mengambil tindakan segera ketika atlet menunjukkan tanda menyerah.
“Ke depan, tim rescue sudah kami minta apabila ada atlet yang menyatakan menyerah pada kesempatan pertama, langsung diambil tindakan. Keselamatan nomor satu,” ujarnya.
KONI juga berencana memperkuat pengamanan dalam nomor pertandingan lainnya dengan menambah dukungan tenaga medis, ambulans, tim penyelamat, hingga kapal.
Selain itu, prosedur pemeriksaan kondisi atlet sebelum bertanding akan diperkuat. Menurut Sujarwanto, persiapan teknis dan aspek keselamatan telah dilakukan sebelum perlombaan selam laut berlangsung, termasuk kewajiban atlet menyerahkan surat keterangan kesehatan dari dokter.
Meski demikian, insiden yang menimpa Syabilla menjadi perhatian serius bagi penyelenggara agar prosedur keselamatan dapat diterapkan secara optimal selama pertandingan.
Kabar meninggalnya Syabilla turut mendapat perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Dalam pembukaan Porprov di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu malam, ia mengajak seluruh hadirin mendoakan almarhumah.
Ahmad Luthfi menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian atlet muda tersebut, baik secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai gubernur.
Peristiwa ini menjadi duka bagi dunia olahraga Jawa Tengah sekaligus pengingat bahwa keselamatan atlet harus selalu menjadi prioritas, bahkan ketika mereka tengah berjuang meraih prestasi di arena pertandingan. (asl)