Dugaan Kelelahan Jadi Pemicu? Kronologi Atlet Selam Syabilla Rizkia Meninggal Tenggelam Saat Porprov Jateng 2026
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Dunia olahraga Jawa Tengah tengah berduka. Salah satu atlet selam kebanggaan Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal dunia saat mengikuti perlombaan Porprov Jawa Tengah (Porprov Jateng) 2026 di pesisir laut Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10).
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Erlin Tan Jaya.
Ia menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban tengah berjuang dalam perlombaan di perairan utara Kota Semarang tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, yaitu seorang motoris perlombaan, korban sempat terlihat melambaikan tangan usai menuntaskan dua putaran. Namun, kala itu ia tetap melanjutkan perlombaan.
"Informasi dari panitia dan tim medis, korban diduga mengalami kelelahan," ujar Kombes Pol Erlin.
Memasuki putaran ketiga, mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut dilaporkan mulai tenggelam.
Tim medis dan panitia yang bersiaga di lokasi segera melakukan upaya pertolongan dan mengevakuasi korban ke tepi pantai.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa atlet peraih dua medali emas di ajang Porprov 2026 ini tidak tertolong.
Sebagai informasi, cabang olahraga selam dalam Porprov Jawa Tengah 2026 diselenggarakan di dua lokasi, yakni kolam renang GOR Jatidiri dan perairan laut Pantai Awann Costa.
Kepergian Syabilla menyisakan kesedihan mendalam bagi masyarakat Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut menyampaikan belasungkawa melalui akun resmi Instagramnya.
"Duka mendalam bagi seluruh masyarakat Jawa Tengah atas berpulangnya Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam kebanggaan kita yang baru saja menorehkan prestasi gemilang di PORPROV XVII Jawa Tengah Semarang Raya 2026," ungkap Ahmad Luthfi.
Gubernur juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi almarhumah.
"Semangat juangmu adalah warisan berharga bagi generasi muda Jateng. Apa yang telah kau berikan untuk daerah ini tidak akan pernah terlupakan."
Gubernur Ahmad Luthfi memanjatkan doa terbaik untuk almarhumah.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan almarhumah, menerima amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di surga-Nya. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi keteguhan hati," pungkasnya. (ant/dpi)
Load more