news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror (AT) Polri menangkap salah seorang pelaku dugaan terorisme dalam rangkaian penegakan hukum di enam provinsi..
Sumber :
  • Antara

Resensi Buku 'Media Sosial dan Terorisme': Ketika Teror Pindah ke Layar Ponsel dan Membentuk Ketakutan Massal

Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah lanskap ancaman global secara drastis. Terorisme kini tidak lagi sekadar dipahami lewat ledakan fisik,
Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:14 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com, Jakarta – Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah lanskap ancaman global secara drastis. Terorisme kini tidak lagi sekadar dipahami lewat ledakan fisik, aksi kekerasan di lapangan, atau penangkapan jaringan tertutup di tempat kejadian perkara (TKP).

Hal tersebut dikupas tajam dalam buku terbaru karya Prof. Ilham Prisgunanto bertajuk Media Sosial dan Terorisme (Prisani Cendekia, 2026).

Dalam resensi esainya, Alif Komaldi menyoroti bagaimana buku ini berhasil membedah hubungan kompleks antara terorisme, media massa, media sosial, psikologi, hingga pembentukan persepsi publik.

Terorisme Bergeser ke Ruang Informasi dan Layar Ponsel

"Buku ini menggarisbawahi bahwa seusai sebuah aksi teror berlangsung, medan pertempuran baru langsung terbuka di ruang informasi digital," tulis Alif.

Buku karya Prof. Ilham Prisgunanto bertajuk Media Sosial dan Terorisme (Prisani Cendekia, 2026).
Sumber :
  • Istimewa

"Masalah utamanya bukan lagi sekadar ketersediaan informasi, melainkan bagaimana narasi tersebut dikonstruksi, disebarkan, dan dimaknai oleh masyarakat di layar ponsel," tambahnya.

Melalui pendekatan empiris, buku ini diperkuat dengan data penelitian, tabel, grafik, serta variabel sosial ekonomi yang mengukur pengetahuan dan respons publik terhadap radikalisme.

Penulis menggunakan perspektif teori komunikasi seperti Social Information Processing (SIP) untuk menjelaskan bagaimana pesan, hoaks, dan umpan balik berinteraksi membentuk opini massa.

Densus 88 Tindak Dua Orang di Ciamis dan Lampung, Diduga Terlibat Aktivitas Propaganda-Penghasutan Melalui Medsos
Sumber :
  • tvOnenews - adinda

Relevansi Bagi Dunia Kepolisian dan Keamanan Masyarakat

"Bagi aparat penegak hukum dan mahasiswa, temuan ini memberikan sudut pandang krusial bahwa menjaga keamanan publik di era modern tidak cukup hanya dengan patroli fisik, penindakan, atau pengamanan TKP," jelas Alif.

Keamanan masyarakat kini memiliki dimensi informasi yang sangat kuat. Penyebaran hoaks atau narasi yang tidak terkendali dapat memicu kepanikan massal dan merusak tatanan sosial.

Oleh karena itu, literasi digital dan pemahaman terhadap psikologi komunikasi massa menjadi senjata penting bagi aparat dalam meredam ancaman teror di ruang digital.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral