News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Binaan Kasus Terorisme Jaringan JAD Dapat Pembebasan Bersyarat dari Lapas Surabaya

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya memberikan pembebasan bersyarat kepada seorang warga binaan kasus terorisme berinisial FAF (25), Jumat (23/10/2026).
Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:53 WIB
Warga Binaan Kasus Terorisme Jaringan JAD Dapat Pembebasan Bersyarat dari Lapas Surabaya
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya memberikan pembebasan bersyarat kepada seorang warga binaan kasus terorisme berinisial FAF (25), Jumat (23/10/2026). Setelah keluar dari lapas, FAF akan menjalani pembimbingan dan pengawasan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) sesuai ketentuan yang berlaku.

FAF mulai ditahan pada 23 Desember 2023 dan divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 12 Desember 2024. Ia diketahui tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awal masa penahanan, FAF ditempatkan di Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok di Mako Brimob Cikeas. Ia kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya pada 18 Desember 2025 untuk melanjutkan masa pidananya.

Selama menjalani pembinaan di Lapas Kelas I Surabaya, FAF mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 11 Februari 2026. Ikrar tersebut dilakukan sekitar dua bulan setelah ia dipindahkan ke lapas tersebut.

FAF juga memperoleh remisi dengan total enam bulan. Selama menjalani masa pidana, ia mengikuti sejumlah kegiatan pembinaan, antara lain kepramukaan, salat berjamaah, taklim di masjid, serta membantu pemeliharaan kebun di blok hunian.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, mengatakan pembebasan bersyarat diberikan setelah FAF menjalani proses pembinaan sesuai ketentuan.

“Yang bersangkutan mendapatkan pembebasan bersyarat setelah sebelumnya mendeklarasikan diri kembali setia kepada NKRI melalui ikrar setia NKRI, yang dilaksanakan dua bulan setelah menjalani pembinaan di Lapas Kelas I Surabaya. Ini menjadi bagian dari proses pembinaan untuk menumbuhkan kembali komitmen kebangsaan,” ujarnya.

Setelah memperoleh pembebasan bersyarat, FAF diserahkan kepada Bapas Kelas I Surabaya untuk menjalani proses administrasi dan koordinasi pembimbingan kemasyarakatan. Selanjutnya, pembimbingan dan pengawasannya dilanjutkan oleh Bapas Kelas II Bojonegoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pembinaan dan pengawasan FAF melibatkan sejumlah instansi, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Satgaswil Jawa Timur Densus 88 Antiteror Polri, Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polresta Sidoarjo, Unit Intel Kodim 0816/Sidoarjo, Babinsa Desa Kebonagung, serta Bhabinkamtibmas Desa Kebonagung.

Keterlibatan berbagai instansi tersebut merupakan bagian dari koordinasi dalam pembinaan dan pemantauan warga binaan setelah menjalani masa pidana di lapas. Pengawasan melalui Bapas dilakukan untuk mendampingi proses reintegrasi sosial sesuai ketentuan yang berlaku. (khu/gol)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Sita 4 Mobil Mewah dalam Kasus Korupsi BNPB, Salah Satunya Milik Anak Buah Letjen Suharyanto

KPK Sita 4 Mobil Mewah dalam Kasus Korupsi BNPB, Salah Satunya Milik Anak Buah Letjen Suharyanto

Juru Bicara KPK mengatakan dari keempat mobil mewah yang disita, di antaranya milik mantan anak buah Eks Kepala BNPB Suharyanto yakni Tenaga Ahli Kepala BNPB, Richard Erlangga.
Aceh Tenggara Percepat Serapan TKD hingga Usulkan Pembangunan Jembatan Mbarung pada 2027

Aceh Tenggara Percepat Serapan TKD hingga Usulkan Pembangunan Jembatan Mbarung pada 2027

Kabupaten Aceh Tenggara mendapatkan alokasi TKD sebesar Rp12,8 miliar. Hingga saat ini, realisasi anggaran tersebut mencapai Rp5,2 miliar atau sekitar 41,5 persen.
Legenda Serie A Sebut AC Milan dan Juventus Belum Selevel Inter: Tim Lain Berada di Kelas Berbeda dari Nerazzurri

Legenda Serie A Sebut AC Milan dan Juventus Belum Selevel Inter: Tim Lain Berada di Kelas Berbeda dari Nerazzurri

Persaingan memperebutkan gelar Scudetto Serie A musim 2026/2027 mulai dapat sorotan. Mantan bek AS Roma, Antonio Carlos Zago, menilai Inter Milan jadi kandidat.
Orang Dekat Erick Thohir Sebut Pemain Keturunan Kelahiran Jakarta Segera Diproses untuk Timnas Indonesia, Siapa Dia?

Orang Dekat Erick Thohir Sebut Pemain Keturunan Kelahiran Jakarta Segera Diproses untuk Timnas Indonesia, Siapa Dia?

Noor Korompot memberi sinyal pemain keturunan berusia 20 tahun kelahiran Jakarta segera diproses. Identitasnya misterius, tetapi petunjuknya bikin penasaran.
Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026 Bertambah Lagi, Imran/Nugroho Sumbang yang Ketiga dari Para Bulu Tangkis

Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026 Bertambah Lagi, Imran/Nugroho Sumbang yang Ketiga dari Para Bulu Tangkis

Para bulutangkis Indonesia kembali menyumbangkan medali emas di Asian Para Games 2026 yang kali ini datang dari Pasangan ganda putra, Muh Al Imran/Suryo Nugroho
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PLTS 100 GWp Jadi Langkah Menuju Kemandirian Energi

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PLTS 100 GWp Jadi Langkah Menuju Kemandirian Energi

Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa memiliki potensi energi surya sebesar 3.294 gigawatt

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT