news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia.
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:52 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Video yang memperlihatkan ikan sedang dijemur dan diduga disemprot cairan pembasmi serangga ramai diperbincangkan di media sosial. 

Rekaman tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena ikan asin merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi rumah tangga. Warganet pun mempertanyakan keamanan produk tersebut apabila nantinya dijual dan dikonsumsi.

Kecurigaan muncul karena penyemprotan diduga dilakukan untuk mengusir lalat atau mencegah munculnya belatung selama proses pengeringan. 

Namun, hingga informasi yang tersedia saat ini, jenis cairan yang digunakan dan tujuan penyemprotan dalam video tersebut belum dipastikan melalui pemeriksaan resmi. Karena itu, dugaan penggunaan pestisida perlu dibedakan dari hasil pengujian yang telah membuktikan kandungan bahan kimia pada ikan.

Menanggapi video yang viral tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mencegah peredaran ikan asin yang terbukti tidak aman.

BPOM juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak menggunakan bahan kimia yang diperuntukkan bagi pembasmian serangga sebagai pengawet pangan. Langkah ini menjadi perhatian penting untuk melindungi konsumen dari risiko kontaminasi bahan kimia.

BPOM Respons Video Viral, Peredaran Ikan Asin Berbahaya Bakal Dicegah

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan respons tersebut di Jakarta pada Selasa (27/10/2026), menyusul beredarnya video seorang pria yang diduga menyemprotkan pestisida ke ikan-ikan yang sedang dijemur.

Menurut Taruna, kejadian itu menunjukkan masih adanya pelaku usaha atau nelayan yang belum memahami bahaya penggunaan pestisida sebagai disinfektan untuk mengusir lalat.

"Karena kita tahu kandungannya itu kan banyak kimia-kimia yang berbahaya dan itu tidak hilang. Pada saat disemprot memang lalatnya terbang, tetapi setelah itu nanti ikan dimakan oleh rakyat kita, konsumen ini berbahaya," ujarnya.

BPOM menginstruksikan balai-balai pengawas obat dan makanan di daerah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar praktik serupa tidak dilakukan. Selain pencegahan, lembaga tersebut juga menekankan pentingnya memastikan produk pangan yang beredar memenuhi persyaratan keamanan.

"Yang kedua, kami berharap supaya itu jangan diedarkan karena itu berbahaya. Kami punya hak untuk menyita barang-barang UMKM ini, pelakunya," ujar Taruna Ikrar.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral