news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Makanan Terbuang di Jakarta Capai 175 Ribu Ton, Begini Cara Mengurangi Food Waste dari Rumah.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Makanan Terbuang di Jakarta Capai 175 Ribu Ton, Begini Cara Mengurangi Food Waste dari Rumah

Food waste bukan sekadar masalah sampah, tetapi juga ketahanan pangan. Kenali cara menyimpan, mengelola, dan menyelamatkan makanan agar tidak terbuang.
Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:00 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Food waste atau makanan yang terbuang masih menjadi persoalan serius di tengah kebutuhan masyarakat terhadap pangan yang cukup dan bergizi. 

Tidak sedikit bahan makanan berakhir di tempat sampah karena dibeli berlebihan, disimpan secara tidak tepat, atau terlambat diolah. 

Padahal, kebiasaan sederhana dalam mengatur persediaan dan menyimpan makanan dapat membantu mengurangi pemborosan sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga.

Mengurangi food waste bisa dimulai dari dapur. Masyarakat dapat membuat daftar belanja sesuai kebutuhan, memeriksa persediaan sebelum membeli bahan makanan, serta memasak berdasarkan jumlah anggota keluarga. 

Bahan pangan yang mudah rusak juga perlu disimpan sesuai karakteristiknya. Penggunaan wadah tertutup, pemberian label tanggal penyimpanan, dan pemanfaatan freezer dapat membantu menjaga kualitas makanan lebih lama.

Praktik serupa diterapkan melalui edukasi di sejumlah negara maju. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menganjurkan masyarakat merencanakan menu mingguan, menyimpan bahan pangan secara tepat, dan mengolah kembali sisa makanan. 

Sementara itu, pemerintah Inggris menyarankan makanan matang yang tidak segera dikonsumsi untuk didinginkan dan dimasukkan ke lemari pendingin dalam waktu satu hingga dua jam.

Food Waste Bukan Sekadar Masalah Sampah, tetapi Juga Ketahanan Pangan

Persoalan makanan terbuang memiliki dampak lebih luas daripada sekadar menambah volume sampah. Setiap bahan pangan yang dibuang juga berarti sumber daya untuk memproduksinya ikut terbuang, mulai dari air, energi, lahan pertanian, hingga biaya distribusi. 

Ketika makanan yang masih layak konsumsi tidak dimanfaatkan, kesempatan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat juga ikut hilang.

Gambaran persoalan tersebut terlihat di Uni Eropa. Data Eurostat yang dipublikasikan pada September 2026 mencatat sekitar 57,9 juta ton food waste sepanjang 2024 atau setara 129 kilogram per penduduk. Rumah tangga menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 53 persen, sekitar 69 kilogram per orang. Sektor restoran dan jasa makanan menyumbang 12 persen.

Persoalan ini juga memiliki dimensi sosial. Komisi Eropa mencatat sekitar 8,5 persen penduduk Uni Eropa tidak mampu membeli makanan berkualitas yang mencakup daging, ikan, atau alternatif vegetarian setiap dua hari. Kondisi tersebut memperlihatkan ironi ketika sebagian pangan terbuang, sementara sebagian masyarakat masih kesulitan memenuhi kebutuhan makanan bergizi.

Berita Terkait

1
2 3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral