news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

YN ibu muda di Jambi lecehkan belasan anak di bawah umur.
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

Astaga, Korbannya Tak Cuma Laki-Laki, Ibu Muda Berhijab di Jambi Juga Lecehkan Anak Perempuan, Paksa Lakukan Ini...

Terungkap fakta YN ibu muda pemilik rental PS telah melecehkan belasan anak. Pelecehan seksual yang dilakukan pelaku tak hanya menargetkan anak laki-laki tapi..
Senin, 6 Februari 2023 - 09:40 WIB
Reporter:
Editor :

Tidak hanya anak laki-laki, sejumlah anak perempuan juga menjadi korban pelecehan seksual ibu muda ini.

Dia meminta anak-anak perempuan itu menyaksikan hubungan badan dirinya dengan anak-anak laki-laki dari jendela yang sengaja dibuka oleh pelaku. 

Aksi bejat itu dilakukan YN saat suaminya sedang tidak ada di rumah. 

Para orang tua korban pun segera membuat laporan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Direskrimum Polda Jambi, Sabtu (4/2/2023).

Keluarga Korban Laporkan YN ke Polisi

Ternyata kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh YN terjadi berulang kali, Ayah dari salah satu korban pun melapor ke Polda Jambi.

"Jadi, NT diketahui membuka bisnis rental PlayStation dengan memanfaatkan itu, wanita mendekati korban,"jelasnya Sabtu, 4 Februari 2023.

Sebelumnya diberitakan, pihak Polda Jambi sudah melakukan penahanan NY, pada Sabtu, (5/2/2023) malam.  

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta kepada tvOnenews.com, di Mapolda Jambi. 

"Sampai dengan hari ini, kami sudah melakukan penahan terhadap tersangka, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, dan juga koordinasi dengan UPTD PPA Provinsi Jambi," kata Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta. 

Dia juga sebutkan, tadi malam (Sabtu, 5/2/2023) dilaksanakan gelar perkara dan juga penahanan NY.  

Kemudian, saat disinggung jumlah korban pelecehan tersebut. Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta katakan, sampai saat ini masih sebelas anak.  

"Korban masih sebelas anak yang masih diambil keterangannya yang juga didampingi oleh orang tuanya dan juga diobservasi," jelasnya. 

Akan tetapi, ia katakan, kasus ini masih berkembang, karena korbanya tidak hanya sebelas anak saja, melainkan lebih dari sebelas anak.

"Karena kita sudah mendapatkan informasi dari beberapa orang tua korban, yang menyatakan ada korban lainnya," ujar Andri Anantra. (bay/aag/ind/rka)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral