news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dari Ulama ke Kursi Transisi Kekuasaan: Siapa Ayatollah Arafi, Figur Kunci Iran Pasca Khamenei?.
Sumber :
  • Istimewa

Dari Pendidikan Syiah ke Kursi Transisi Negara: Jejak Karier Ayatollah Arafi

Mengenal Ayatollah Alireza Arafi, ulama senior Iran yang memimpin transisi pasca-wafatnya Khamenei dan berperan penting menjaga stabilitas negara.
Senin, 2 Maret 2026 - 08:30 WIB
Reporter:
Editor :

Dalam sejumlah pernyataan, Arafi secara terbuka menyebut misi global lembaga tersebut sebagai bagian dari penyebaran ajaran Syiah. Pernyataan ini menuai sorotan internasional, namun sekaligus menegaskan posisinya sebagai aktor strategis dalam soft power Iran.

Orang Dalam Kepercayaan Khamenei

Hubungan Arafi dengan Ayatollah Ali Khamenei dibangun secara gradual dan institusional. Ia pernah menjabat sebagai imam salat Jumat di Meybod dan Qom, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai anggota Dewan Penjaga pada 2019. Penempatan ini dinilai sebagai sinyal kuat kepercayaan ideologis dan administratif dari Khamenei.

Dalam lanskap politik Iran, Dewan Penjaga memiliki peran sentral dalam menyaring kandidat pemilu dan menafsirkan konstitusi. Keanggotaan Arafi di lembaga ini memperkuat posisinya sebagai penjaga kesinambungan sistem.

Jalan Panjang ke Majelis Pakar

Karier politik Arafi tidak selalu mulus. Ia sempat gagal meraih kursi Majelis Pakar pada pemilu 2016 di Teheran. Namun kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. Melalui pemilihan sela 2021, Arafi akhirnya masuk ke lembaga yang memiliki kewenangan memilih Pemimpin Tertinggi Iran.

Pada pemilu Maret 2024, Arafi mencatatkan lonjakan signifikan dengan meraih suara terbanyak di Teheran. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai wakil ketua kedua Majelis Pakar, posisi strategis yang menempatkannya di lingkar inti proses suksesi kepemimpinan nasional.

Peran Kunci di Masa Transisi 2026

Pasca wafatnya Khamenei, Iran membentuk Dewan Kepemimpinan sementara beranggotakan tiga orang. Arafi ditunjuk sebagai anggota ahli hukum bersama Presiden Masoud Pezeshkian dan Ketua Mahkamah Agung Gholamhossein Mohseni Ejei.

Dewan ini bertugas menjalankan fungsi dan kewenangan Pemimpin Tertinggi hingga Majelis Pakar menetapkan pemimpin definitif. Dalam struktur tersebut, Arafi dipandang sebagai jangkar ideologis dan konstitusional yang menjaga kesinambungan sistem.

Sikap Politik dan Pandangan Global

Meski bukan politisi elektoral, Arafi dikenal memiliki sikap tegas terhadap Amerika Serikat. Dalam beberapa pidato, ia mengkritik AS sebagai pusat pelanggaran hak asasi manusia dan menilai tekanan Barat terhadap Iran sebagai upaya sistematis melemahkan kedaulatan nasional.

Sikap tersebut sejalan dengan garis ideologis Republik Islam Iran, namun disampaikan Arafi dengan gaya administratif dan normatif, bukan retorika populis.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
02:00
31:29
06:07
02:10:05
06:57

Viral