news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kalam Salan, anggota Dewan Rakyat atau Parlemen Malaysia saat menyoroti karhutla di Indonesia.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Parlimen Malaysia

Mengenal Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Ngomong Bahasa Jawa saat Protes Karhutla Indonesia

Berikut profil anggota Dewan Rakyat Malaysia, Datuk Kalam Salan yang berbicara bahasa Jawa saat pidato untuk Presiden Prabowo Subianto soal karhutla Indonesia.
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:26 WIB
Reporter:
Editor :

Kalam Salan lahir dan besar di Selangor, Malaysia. Hal ini membuatnya mempunyai suku atau keturunan berasal dari Jawa-Melayu.

Hubungan tersebut memiliki keterkaitan dengan keberadaan komunitas keturunan Jawa yang telah lama menetap di sejumlah wilayah Malaysia, termasuk Selangor.

Berikut sejumlah informasi mengenai identitas dan kiprah politik Kalam Salan:

Nama lengkap: Datuk Kalam bin Salan
Kewarganegaraan: Malaysia
Gelar: Datuk
Latar belakang keturunan: Jawa-Melayu
Partai politik: Perikatan Nasional (PN), melalui Parti Pribumi Bersatu Malaysia (BERSATU)
Jabatan: Anggota Parlemen Malaysia di Dewan Rakyat
Daerah pemilihan: Sabak Bernam (P092), Selangor.

Diketahui, Kalam Salan terpilih menjadi anggota Parlemen Malaysia melalui Pemilihan Raya Umum ke-15 (PRU15) pada 2022.

Sebagai wakil rakyat dari Sabak Bernam, Kalam membawa berbagai persoalan masyarakat daerah ke tingkat pemerintahan federal. Kawasan tersebut memiliki aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pertanian dan perikanan, sehingga kepentingan petani serta nelayan menjadi salah satu isu yang relevan dalam tugasnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pedesaan, perbaikan fasilitas umum, dan persoalan lingkungan turut menjadi bagian dari isu yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

Kalam diketahui mempunyai khas gaya komunikasinya yang lebih dikenal dekat dengan konstituennya. Ia sering kali meyelipkan kata-kata lokal dibalut dengan selera humor segar.

Namun begitu, gaya komunikasinya tetap menjaga ketegangan saat melakukan argumen politik di parlemen.

Kritik Kabut Asap Karhutla Indonesia

Dalam sidang Dewan Rakyat pada Rabu (21/10), Kalam menyoroti kabut asap yang berasal dari karhutla di Indonesia. Menurutnya, persoalan tersebut tidak sepatutnya dianggap sebagai bahan candaan karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat di negara tetangga.

Ia juga menyanggah anggapan bahwa hutan Indonesia seolah-olah menjadi satu-satunya sumber oksigen bagi Malaysia. Kalam menegaskan bahwa, tumbuhan di Malaysia juga menghasilkan oksigen yang dibutuhkan masyarakat.

"Jangan jadikan isu ini bahan lelucon dengan mengatakan hutan Indonesia menyuplai oksigen untuk Malaysia. Apakah pohon-pohon di Malaysia ini terbuat dari plastik sehingga tidak bisa menghasilkan oksigen?" tegas Kalam di hadapan majelis Dewan Rakyat.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral