news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Relief Monumen Pancasila Sakti di Lobang Buaya, Jakarta yang dibuat pada masa Pemerintahan Soeharto.
Sumber :
  • istimewa

Disebut Pengiring Tarian Harum Bunga Saat Pembantaian di Lubang Buaya, Ini Sejumlah Fakta Fakta Lagu Genjer Genjer

Pada masa Orde Baru lagu Genjer-Genjer dipropagandakan sebagai lagu pengiring tarian Harum Bunga, yang dimainkan oleh Gerwani dan Pemuda Rakyat untuk mengiringi upacara pembantaian para jenderal di Lubang Buaya, Jakarta.
Rabu, 27 September 2023 - 05:00 WIB
Reporter:
Editor :

Sekitar 1965 di susun aransemen untuk paduan suara oleh Moh Sutiyoso, oleh bagian kebudayaan CC PKI diterbitkan bersama lagu lagu rakyat daerah lain, antara lain lagu rakyat daerah Betawi, "Glatik Nguk Nguk";"Keroncong Kemayoran"; "Jali-Jali dengan syair baru yang penjabaran Manipol Usdek. 

Mohamad Arief yang menggubah lagu Genjer Genjer. Nasibnya setelah peristiwa 1965 tak jelas rimbanya (sumber foto: Historia)

Namun, pada album ini yang paling terkenal adalah lagu Genjer Genjer. Saking terkenalnya bahkan kemudian muncul pengakuan dari Jawa Tengah, bahwa lagu "Genjer-Genjer" ciptaan Ki Narto Sabdo seorang dalang kondang.

Sejak lagu itu popoler, Arief kerap menerima pesanan lagu dari salah satu petinggi Lekra yakni Nyoto saat singgah di Banyuwangi pada tahun 1962. Lahirlah lagu dari tangan Arief seperti yang berjudul Ganefo, 1 Mei, Mars Lekra, Harian Rakyat hingga Proklamasi.

Setelah Peristiwa 1965, dalam serangkaian peristiwa tragedi pembantaian komunis di Indonesia, Muhammad Arief, pencipta lagu "Genjer-Genjer" meninggal dibunuh. Ia dianggap terlibat dalam organisasi massa onderbouw PKI.

Setelah berakhirnya rezim Orde Baru pada tahun 1998, larangan penyebarluasan lagu "Genjer-Genjer" secara formal telah berakhir. Lagu "Genjer-Genjer" muncul dalam film Ghie dan mulai beredar secara bebas melalui media internet.(bwo)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:47
06:03
01:21
01:11
01:18
01:06

Viral