- Kolase iStockPhoto & tvOneNews
Pakar Viktimologi Soroti Kasus Anak Diduga Bunuh Ibu di Medan, Singgung Jadi Perhatian untuk Keluarga KDRT
Alarm untuk Keluarga yang KDRT
Kasus ini tentu menjadi alarm bagi para keluarga. Ia memberikan pesan kasus AI diduga membunuh FS sebagai renungan penting untuk keluarga yang mengalami KDRT.
"Kasus yang harus menjadi perhatian kita semua, tidak sekadar para penegak hukum, tapi juga pemerhati masalah keluarga, ketahanan keluarga bermasalah," pesan dia.
Ia mengatakan, kasus ini jika tidak diantisipasi sedari sekarang dikhawatirkan akan terulang lagi. Kasus seperti ini rentan dijadikan contoh para pelaku yang niat jahat terhadap keluarganya.
"Karena orang itu biasanya belajar dari lingkungan, belajar dari media sosial, dia melihat pelaku yang sama di tempat lain akhirnya direplikasi dengan alasan yang berbeda-beda," terangnya.
Ia menambahkan, kasus siswi SD diduga membunuh ibu kandung yang sedang tidur di Medan menjadi pekerjaan khusus untuk para aparat penegak hukum.
"Termasuk memikirkan pola-pola apa yang paling tepat buat menanganinya. Kriminal tidak hanya sekadar kriminal, ada masalah sosial di situ, ada masalah penyimpangan sosial, masalah lingkungan," tukasnya.
Awal Mula Kasus Anak Diduga Bunuh Ibu Kandung di Medan
- Tangkapan Layar TikTok @faizahshoraya
Sebelumnya, kasus pembunuhan anak terhadap ibu kandungnya mencuat pertama kali pada Rabu (10/12/2025). Korban FS ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan tidak bernyawa di kamar tidurnya.
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa pada dini hari di kediamannya di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Medan.
Pada saat itu, korban terakhir kali tidur bersama kedua anaknya, AI dan AJ di lantai bawah rumahnya. Jasad FS yang sudah dalam kondisi mengenaskan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan.
Suami korban langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian. Motif terduga pelaku membunuh FS karena sakit hati akibat percekcokan.
Kepala lingkungan setempat, Toni membeberkan berdasarkan keterangan dari suami korban, AI diduga tega menganiaya ibu kandungnya menggunakan benda tajam.
"Pelakunya anaknya (korban) yang paling kecil. (Informasi) dari bapaknya, semalam kakaknya itu dimarahi sama korban itu, entah kesindir atau apa," ungkap Toni, Rabu (10/12/2025).