news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sosok Bripda Muhammad Rio,anggota Brimob Polda Aceh & Ilustrasi mobil Gegana Brimob.
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Antara

Siapa Sih Bripda Muhammad Rio? Eks Anggota Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Bayaran Rusia

Mengupas tuntas profil sosok Bripda Muhammad Rio, mantan anggota Brimob Polda Aceh yang di-PTDH dari Polri akibat disersi pilih gabung tentara bayaran Rusia.
Minggu, 18 Januari 2026 - 20:53 WIB
Reporter:
Editor :

Rio tidak menunjukkan wajahnya untuk mengikuti kegiatan Apel dan sebagainya. Bahkan ketidakhadiran pada dinasnya tanpa memberikan keterangan jelas.

Bripda Muhammad Rio Pernah Melanggar Kode Etik

Kombes Joko selaku Kabid Humas Polda Aceh menyampaikan, sosok Rio pernah terjerat hukuman demosi. Motif hukuman tersebut akibat melakukan pelanggaran kode etik berupa perselingkuhan dan nikah siri.

Putusan melanggar kode etik pada kasus Rio dari hasil Sidang KKEP pada 14 Mei 2025, dan telah tertuang dalam Nomor PUT KKEP/12/V/2025/KKEPP. Hal ini membuat Rio ditempatkan di Yanma Brimob Polda Aceh.

"Salah satu isi putusannya adalah sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun," jelas Joko.

Walau sempat mendapat hukuman pelanggaran kode etik, Bripda Rio masih menjadi bagian anggota Polri.

Bripda Rio Pamer Gabung Tentara Federasi Rusia

Sayangnya Rio melakukan desersi atau meninggalkan dinas tanpa adanya alasan jelas. Pada 7 Desember 2025, Rio mendadak kirim pesan melalui WhatsApp (WA).

Rio memamerkan keberadaan dan posisi dirinya telah menjadi anggota divisi tentara bayaran Rusia. Ia mengirim pesan WA berupa foto dan video kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, Kasi Yanma, dan PS Kasubbagrenmin.

Dalam kiriman itu, Rio menunjukkan gambaran proses pendaftaran hingga nominal gaji. Oknum mantan personil Brimob itu mengaku gaji diterima sebesar RUB 2 juta atau dikonversikan setara dengan jumlah Rp420 juta.

"Isi pesan WhatsApp tersebut berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, serta menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah," terang Joko.

Masuk DPO

Siprovos Satbrimob Polda Aceh, kata Joko, sempat mencari keberadaan Rio. Pencarian tersebut sampai menyambangi rumah orang tua hingga rumah milik Rio sendiri.

Mengacu dari catatan data pihak Kepolisian, Bripda Rio tampaknya telah melakukan perjalanan menuju luar negeri. Keberangkatannya berlangsung dari dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional Pudong, Shanghai (PVG).

Perjalanan Rio dari Bandara Soetta-Bandara Internasional Pudong terjadi pada 18 Desember 2025.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral