- YouTube TVR Parlemen
Kapolri Pamer Keterlibatan Polri di Program Makan Bergizi Gratis, Klaim Bangun 1.160 SPPG
Jakarta, tvOnenews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memamerkan keterlibatan aktif Polri dalam program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah, termasuk pembangunan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Hal itu disampaikan Listyo saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).
“Di bidang lain terkait dengan program makan bergizi gratis, Polri juga ikut terlibat langsung. Beberapa waktu yang lalu kami menargetkan 100 SPPG pada saat 1 Juli 2025, namun ternyata saat ini kami telah melampaui target,” ungkap Listyo.
Listyo mengungkapkan, Polri saat ini telah membangun 1.160 SPPG di berbagai wilayah, jauh melampaui target awal yang hanya 100 SPPG.
“Saat ini kami telah membangun 1.160 SPPG dan kami memiliki target sampai dengan akhir tahun 2026, kami memiliki 1.500 SPPG,” katanya.
Ia mengklaim, SPPG yang dikelola Polri memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya terkait sistem keamanan pangan. Menurut Listyo, Polri menerapkan program food security dalam operasional SPPG.
“Di mana SPPG Polri ini memiliki keunggulan kita memiliki program food security di mana dalam pelaksanaannya kita menggunakan test kit dan selama ini SPPG Polri zero accident,” ujarnya.
Tak hanya itu, Listyo menyebut sebagian SPPG Polri juga dikembangkan sebagai pusat produksi pangan terpadu. Dari total yang ada, sebanyak 16 SPPG disebut memiliki fasilitas pendukung lengkap.
“Di samping tersebut kita juga memiliki 16 SPPG memiliki keunggulan, antara lain bahwa SPPG tersebut selain SPPG itu sendiri dibangun juga di sekitar SPPG tersebut ada greenhouse ada bioflok atau kolam renang ada kandang ayam ada pabrik pakan ayam petelur serta gudang sentral untuk menyuplai kebutuhan SPPG lain,” jelasnya.
Ia mencontohkan model tersebut telah diterapkan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Selain mendukung program makan bergizi gratis, Kapolri menegaskan Polri juga terlibat aktif dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya bahan pokok.
“Kemudian terkait jaga stabilitas harga pangan Polri terlibat aktif untuk memastikan agar harga dan stabilitas harga tetap terjaga khususnya sembilan bahan pokok penting yang selalu jadi perhatian untuk terjaga agar harganya tidak jauh atau sama dengan HET (harga eceran terendah)," pungkas Listyo. (rpi/rpi)