- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Strategi Mendag Budi Santoso Genjot Transaksi TEI 2026, Dari Business Matching hingga Kawal Kontrak Tuntas
Sementara tahap ketiga menjadi pembeda utama strategi Kemendag, yakni pengawalan pasca-pameran. Pemerintah tidak berhenti pada penandatanganan kontrak, tetapi memastikan implementasi berjalan tanpa gangguan.
“Dan yang ketiga adalah kami terus akan monitoring, mengawal transaksi dagang yang disepakati pada saat fairground,” tegas Budi.
Ia menekankan, kendala teknis kerap muncul setelah kontrak disepakati, mulai dari persoalan logistik hingga administrasi. Karena itu, Kemendag bersama perwakilan di luar negeri akan terus melakukan pendampingan.
“Sehingga kadang-kadang kan begini, kontrak dagang sudah berjalan tapi bisa saja terjadi kendala teknis. Nah itu kita tidak ingin terjadi. Sehingga kita terus bersama, Kementerian Perdagangan dan perwakilan kita di luar negeri, kita terus akan memastikan bahwa kontrak dagang tadi berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dengan model tiga tahap tersebut, TEI 2026 diproyeksikan bukan sekadar ajang promosi, melainkan instrumen konkret penggerak ekspor nasional, mulai dari pencarian pasar, penguncian transaksi, hingga realisasi kontrak secara berkelanjutan.(agr/raa)