- dok.Pemkab Pekalongan
Usai Kena OTT KPK, Bupati Pekalongan Dibawa ke Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang didapat, OTT kali ini menyasar sejumlah pihak di Pekalongan.
"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satunya bupati," kata Jubir KPK Budi Prasetyo, Selasa (3/3/2026).
Budi menjelaskan saat ini pihak yang telah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Tim kemudian membawa ke Jakarta," jelas Budi.
Sebelumnya, KPK melakukan enam OTT sebelumnya. Inilah rinciannya:
OTT pertama, 9-10 Januari 2026, delapan orang ditangkap terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.
OTT kedua, 19 Januari 2026, Wali Kota Madiun Maidi ditangkap. Maidi menjadi salah satu tersangka dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana CSR di lingkungan Pemkot Madiun, Jawa Timur.
OTT ketiga, 19 Januari 2026, Bupati Pati Sudewo ditangkap. Sudewo menjadi salah satu tersangka dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemkab Pati, Jawa Tengah.
OTT keempat, 4 Februari 2026, terjadi di lingkungan KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terkait proses restitusi pajak di lingkungan KPP tersebut.
OTT kelima, 4 Februari 2026, sejumlah orang ditangkap terkait importasi barang KW. Salah satunya, yakni mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal.
OTT keenam, 5 Februari 2026, terkait dugaan korupsi dalam pengurusan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi pada lingkungan PN Depok, Jawa Barat. (aha/nsi)