KPK Segel Kantor Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Usai OTT, Sejumlah Ruang Dinas Ikut Dipasang Segel
- TikTok/fadiaarafiq.official
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026).
Penyegelan dilakukan di sejumlah ruangan strategis di lingkungan pemerintah daerah, termasuk ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) dan beberapa kepala dinas.
Langkah penyegelan tersebut dilakukan tak lama setelah Fadia dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di markas KPK.
Pintu Kantor Bupati Dipasang Segel Bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”
Pantauan di lokasi menunjukkan pintu kantor Bupati Pekalongan yang terpampang foto Fadia Arafiq di bagian atasnya telah dipasang segel resmi KPK. Dua daun pintu ruangan tersebut ditempeli kertas berwarna putih dan merah dengan tulisan tegas: “DALAM PENGAWASAN KPK”.
Pada segel itu juga terlihat logo KPK, tanggal 3-3-2026, serta tanda tangan penyidik. Penyegelan ini menandakan ruangan tersebut tidak boleh diakses tanpa izin penyidik karena menjadi bagian dari proses penegakan hukum.
Tak hanya ruang bupati, segel serupa juga terlihat terpasang di sejumlah ruang kepala dinas. Salah satunya adalah ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru). Selain itu, ruang kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Pekalongan juga turut disegel.
Namun, ruang kerja Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, tidak terlihat dipasang segel oleh penyidik KPK.
Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Pekalongan. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan, termasuk kepala daerah.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya bupati,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Selasa pagi.
Setelah diamankan, Fadia bersama pihak lain langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi.
Namun, KPK belum membeberkan secara rinci siapa saja pihak yang turut diamankan dalam OTT tersebut dan perkara dugaan tindak pidana korupsi apa yang sedang ditangani.
Load more