news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wamendagri Ribka Haluk.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Melalui PKP, Wamendagri Ungkap Pemerintah Bangun Dua Sarana Pendidikan di Wamena Jayawijaya

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI membangun dua sarana pendidikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan
Selasa, 10 Maret 2026 - 07:26 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI membangun dua sarana pendidikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Ribka Haluk sebagai putri asli Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dipercayakan untuk terus memantau perkembangan pembangunan dua sarana pendidikan itu.

Ribka Haluk dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin, mengatakan dua sarana pendidikan yang dibangun itu adalah Aula Sekolah Tinggi Atas (STA) Tom Bozeman serta merenovasi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

“Kami telah melihat secara langsung perkembangan pembangunan Aula STA Tom Bozeman dan renovasi Madrasah Ibtidaiyah yang telah berjalan baik,” kata Wamendagri Ribka Haluk, mengutip Antara.

Menurut dia, pembangunan sarana pendidikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dilakukan pemerintah pusat untuk mendukung peningkatan sarana pendidikan di Papua Pegunungan.

“Pemerintah pusat berharap melalui pembangunan dua sarana pendidikan itu, maka terjadi peningkatan sarana pendidikan di Papua Pegunungan,” ujar Wamendagri.

Dia menjelaskan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua terus menjadi perhatian pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di kawasan timur Indonesia.

“Bapak Presiden terus mendorong percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia, khususnya empat DOB Tanah Papua. Melalui percepatan pembangunan itu maka kesejahteraan kepada masyarakat terus meningkat,” lanjut Ribka.

Dia menyatakan pemerintah pusat telah menyetujui pengalihan rumah susun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi rumah khusus yang disesuaikan dengan budaya dan geografis masyarakat di Papua Pegunungan.

“Pemerintah pusat telah menyetujui pembangunan rumah khusus bagi ASN, yang awalnya direncanakan dibangun rumah susun, tetapi karena tidak sesuai dengan budaya dan geografis maka diubah,” tutupnya.(ant/ree)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral