- tvOnenews - Rika Pangesti
Momen Wamen HAM Terjebak di Tengah Konflik Timur Tengah, Jalani Ramadan di Bawah Ancaman Rudal
Berbagai informasi itu membuat Mugi terhenyak. Salah satunya adalah kabar tentang sekolah di Iran yang terkena serangan rudal dan menewaskan anak-anak.
“Saya ngeri membaca informasi itu. Saya tidak membayangkan bahwa pada saat saya berada di udara itu, di bawah sana ada ratusan anak-anak kecil yang tiba-tiba meninggal dunia karena dirudal,” katanya pelan.
Bagi seorang pejabat yang mengurusi isu hak asasi manusia, kabar itu terasa sangat menyesakkan.
Ia menilai serangan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran serius hukum humaniter internasional.
“Perang juga ada aturannya, tidak boleh menyasar masyarakat sipil. Itu war crime, kejahatan perang yang harus dipertanggungjawabkan siapapun pelakunya,” tegasnya.
Hari-hari berikutnya di Doha, Qatar diwarnai suasana yang tak biasa.
Beberapa kali ponsel Mugiyanto berbunyi bersamaan dengan ponsel orang-orang di sekitarnya, memunculkan peringatan darurat dari pemerintah Qatar.
Tak lama setelah alarm itu berbunyi, dentuman terdengar di langit.
“Biasanya setelah kami menerima alarm seperti itu, dalam beberapa menit langsung ada suara dentuman-dentuman di luar, ledakan di udara,” jelas dia.
*Singgah di Wisma Indonesia di Qatar*
Hari itu menjadi awal dari pengalaman yang tak pernah ia bayangkan.
Mugiyanto kemudian menuju Wisma Indonesia di Doha setelah mendapat saran dari Duta Besar RI untuk Qatar, Syahda Guruh Langkah Samudera.
Di tempat itulah ia mulai memahami betapa seriusnya situasi yang sedang terjadi di kawasan tersebut.
Rasa penasaran akhirnya membuat Mugiyanto sesekali mengintip dari balkon Wisma Indonesia.
Dari sana ia melihat langsung bagaimana rudal meluncur di langit sebelum akhirnya meledak setelah dicegat sistem pertahanan udara Qatar.
“Rudal yang meledak di atas itu bukan petasan seperti yang kita lihat di Indonesia. Tapi rudal sesuatu yang mematikan dan arahnya bisa ke mana saja,” katanya.
Mugiyanto mengaku, momen itu adalah pertama kalinya ia melihat langsung rudal di langit.
Dentuman terdengar dari kejauhan, lalu kilatan cahaya tampak di udara sebelum akhirnya menghilang.
Pengalaman itu terasa begitu nyata, sekaligus sulit ia percayai.