Sumber :
- Kemenko Perekonomian
USTR Sorot ‘Forced Labor’ hingga Overkapasitas Industri, Indonesia Siaga Hadapi Investigasi Dagang AS
Pemerintah Indonesia bergerak cepat menyusun strategi menghadapi gelombang investigasi dagang dari United States Trade Representative (USTR) yang menyasar sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia.
Rabu, 18 Maret 2026 - 11:49 WIB
“Mengenai kelebihan kapasitas produksi sektor manufaktur yang diekspor itu tidak menyalahi aturan WTO apabila tidak terjadi praktik dumping maupun praktik perdagangan tidak adil lainnya, seperti predatory pricing,” pungkas Jubir Haryo.
Investigasi ini menjadi ujian baru bagi Indonesia di tengah upaya memperluas akses pasar global, termasuk melalui skema Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang sebelumnya membuka peluang tarif nol persen untuk ribuan produk ekspor.
Dengan tekanan dari AS yang semakin ketat, pemerintah kini dituntut tidak hanya defensif, tetapi juga ofensif dalam membuktikan bahwa praktik perdagangan Indonesia tetap adil, transparan, dan sesuai aturan global. (agr/ree)