- tvOnenews/Syifa Aulia
Di Penghujung Ramadan, Ketua MUI Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Efisien di 11 Bulan Berikutnya
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup efisien, seperti yang diterapkan pada bulan Ramadan.
Dia mengatakan bulan Ramadan mengajarkan umat Islam untuk lebih taat beribadah dan menjaga kebersamaan. Menurut Anwar, nilai-nilai positif tersebut harus terus diterapkan pada bulan-bulan berikutnya.
“Dalam waktu singkat ini mari kita pelihara kebersamaan kita. Selama kita bulan Ramadhan yang kondusif dengan ibadah dan kekhusyukan kita, kita pelihara di 11 bulan berikutnya,” kata Anwar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (20/3/2026).
Dia mengatakan Ramadan melatih umat Islam untuk tidak berlebihan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, salah satunya terkait makanan yang dikonsumsi. Dia menilai kehidupan yang efisien itu bisa diterapkan pasca Ramadan.
“Pertama, kehidupan yang efisien. Efisien hidup kita yang ikut kita ini, melatih diri bagaimana kita tidak berlebihan mengkonsumsi,” ungkap Anwar.
“Yang halal pun kita tidak makan apalagi yang haram. Mari kita lanjutkan di sebelas bulan berikutnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Dengan demikian, umat Muslim di Indonesia akan melaksanakan Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam konferensi pers Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
“Telah dikonfirmasi bahwa hilal dari Papua sampai Aceh tidak satupun yang menyatakan melihat hilal. Berdasarkan hasil hisab, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026,” kata Nasaruddin. (saa/ree)