news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemerintah Kota Surabaya juga mengampanyekan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai..
Sumber :
  • (ANTARA/Diskominfo Surabaya)

Komisi VII Soroti Upaya Pemerintah Substitusi Plastik Impor: Momentum Hilirisasi atau Sekadar Wacana?

Upaya pemerintah kurangi ketergantungan plastik impor mulai didorong lewat pemanfaatan bahan baku lokal seperti rumput laut dan singkong untuk kebutuhan UMKM. 
Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB
Reporter:
Editor :

Maman menjelaskan, kenaikan harga plastik tak lepas dari gangguan rantai pasok global akibat konflik geopolitik, khususnya di jalur distribusi utama bahan baku plastik.

"Nafta yang menjadi bahan baku utama plastik sebagian besar berasal dari negara-negara Timur Tengah. Kondisi konflik geopolitik ini menghambat distribusi nafta dan mendorong kenaikan harga plastik secara signifikan," ujarnya, Kamis (9/4).

Ia menyebut ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku plastik masih tinggi, mencapai 55 persen. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen distribusi melewati jalur Selat Hormuz yang saat ini terdampak konflik, sehingga pasokan menjadi terganggu dan biaya produksi meningkat.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada pelaku usaha, terutama UMKM di sektor makanan dan minuman yang masih sangat bergantung pada kemasan plastik.

Data industri menunjukkan kelangkaan bahan baku telah menekan kapasitas produksi plastik, bahkan menyebabkan sebagian lini produksi terhenti. 

Di tingkat pelaku usaha kecil, tekanan biaya ini berujung pada penurunan omzet hingga sekitar 50 persen.

Menghadapi situasi tersebut, pemerintah menyiapkan langkah jangka pendek dengan membuka alternatif pasokan bahan baku dari negara-negara di luar kawasan konflik, seperti Afrika, India, dan Amerika. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Maman juga menyiapkan strategi jangka panjang dengan mendorong penggunaan bahan baku alternatif berbasis sumber daya lokal.

"Ini bukan hanya solusi atas krisis pasokan, tetapi juga peluang untuk membangun industri hijau berbasis potensi lokal," kata dia lebih lanjut.

Ia menambahkan bahan seperti rumput laut dan singkong sebenarnya telah mulai dimanfaatkan sebagai bahan baku bioplastik. 

Namun, keterbatasan permintaan membuat biaya produksi masih relatif tinggi.

"Jika kebijakan diarahkan untuk memperkuat substitusi bahan baku dari nafta ke rumput laut, maka permintaan akan tumbuh dan biaya produksi dapat ditekan," ujarnya.

Menurut Maman, pengembangan bahan baku alternatif tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi UMKM dan memperkuat ekosistem industri berbasis sumber daya domestik.

Sejumlah pelaku usaha kecil bahkan telah memproduksi plastik berbasis rumput laut dan menembus pasar ekspor. (rpi/muu)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:07
02:14
00:43
01:48
02:53
02:57

Viral