- Opi Riharjo/tvOne
Puluhan Siswa SMP di Indramayu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oknum Guru, Korban Diperkirakan Akan Bertambah
"Dari sekitar 20 korban, baru 7 yang sudah diperiksa oleh Unit PPA Polres Indramayu. Pengakuan korban menunjukkan peristiwa ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sejak 2025 saat korban masih duduk di kelas 2. Mayoritas korban merupakan anggota atau pengurus OSIS," jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya bersama keluarga korban terus mendorong agar seluruh korban dapat diperiksa tanpa tekanan.
"Kami akan terus mengawal agar semua korban mendapatkan kesempatan untuk bersuara. Jangan sampai ada intimidasi atau penghalangan," ujarnya.
Informasi terakhir menyebutkan bahwa terduga pelaku kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman kasus sekaligus memburu keberadaan pelaku.
Berdasarkan keterangan korban, dugaan kekerasan seksual ini terjadi di berbagai waktu dan lokasi, termasuk di lingkungan sekolah.
Peran ganda pelaku sebagai guru, pembina OSIS, dan pelatih bela diri diduga menjadi faktor yang mempermudah akses terhadap para korban.
Hingga kini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap fakta secara menyeluruh dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. (oro/muu)