news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, MY Esti Wijayanti..
Sumber :
  • Antara

DPR Minta Dosen UGM yang Jadi Penasihat Daycare Little Aresha Jogja Dinonaktifkan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, mendesak dosen yang juga penasihat Yayasan Daycare Little Aresha segera dinonaktifkan.
Kamis, 30 April 2026 - 18:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, mendesak dosen yang juga penasihat Yayasan Daycare Little Aresha segera dinonaktifkan usai mencuat kasus kekerasan terhadap anak dan balita di Yogyakarta.

“Atas nama pribadi maupun Komisi X DPR RI dan Anggota DPR RI Dapil DIY, saya menyampaikan keprihatinan mendalam dengan adanya kekerasan pada anak-anak di Daycare Little Aresha. Ini sebuah kejadian yang memilukan karena korban anak-anak dan balita jumlahnya cukup banyak,” ujar Esti pada Kamis (30/4/2026).

Ia menegaskan kasus ini harus diusut tuntas, termasuk memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal agar menimbulkan efek jera.

Selain itu, Esti juga mendorong pihak kampus segera menonaktifkan CD yang diketahui berstatus dosen sekaligus penasihat yayasan daycare tersebut, terlebih jika yang bersangkutan terbukti terlibat dan harus menjalani proses hukum.

Menurutnya, hukuman bagi pelaku dari kalangan pendidik maupun tokoh berpengaruh harus lebih berat dibanding masyarakat umum.

“Hukuman, terhadap tenaga pendidik maupun tokoh berpengaruh, bisa tiga kali lipat dari sanksi yang diberikan kepada umum yang tidak paham. Apalagi seorang dosen dan aparat penegak hukum yang seharusnya lebih memahami aturan. Maka ketika dia terlibat, maka mau tidak mau harus bertanggung jawab lebih besar dari pada yang lain, karena akademisi seharusnya lebih memahami itu," tegasnya.

Esti menilai penanganan kasus ini tidak boleh berhenti di proses hukum saja, tetapi juga harus memastikan pemulihan korban berjalan menyeluruh.

“Korban mengalami kekerasan fisik maupun mental yang cukup serius. Bahkan ada yang sudah sangat nampak dampak traumanya. Termasuk secara fisik ada dampak pada korban yang tidak tumbuh kembangnya tidak sesuai,” ujarnya.

Ia juga mengungkap laporan orang tua korban yang menyebut anak-anak mengalami berbagai gangguan kesehatan, mulai dari pneumonia, bronkitis, infeksi kulit, infeksi saluran kemih, hingga stunting dan keterlambatan tumbuh kembang.

“Kondisi ini diduga akibat selama berada di daycare anak-anak tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai, mengalami dehidrasi, serta ditempatkan di ruang yang lembab, sempit, dan tidak layak,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Universitas Gadjah Mada (UGM) membenarkan penasihat yayasan tempat penitipan anak atau Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta yakni Cahyaningrum Dewojati merupakan salah satu dosen aktif di kampusnya.

Nama dan foto Cahyaningrum sebagai penasihat Daycare Little Aresha sebelumnya tersebar di media sosial.

"Terkait dengan informasi yang menyebutkan bahwa Penasihat Yayasan Daycare Little Aresha Yogyakarta merupakan salah satu dosen di perguruan tinggi kami, dapat kami sampaikan bahwa yang bersangkutan benar merupakan dosen aktif yang terlibat dalam pengelolaan daycare tersebut dalam kapasitas pribadi," kata Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Oleh karenanya, Made Andi bilang, UGM sebagai institusi tidak memiliki relasi apa pun dengan Yayasan Daycare Little Aresha.

UGM pun menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan Daycare Little Aresha. Pihaknya menyampaikan empati yang tulus kepada para penyintas, khususnya anak-anak, beserta keluarga terdampak. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral