news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

TPST Bantargebang..
Sumber :
  • Antara

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Senin, 11 Mei 2026 - 00:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 

Kebijakan ini menuntut masyarakat untuk mulai mengubah perilaku dengan memilah sampah langsung dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Menteri Lingkungan Hidup RI, Jumhur Hidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang telah menyusun peta jalan (roadmap) untuk menghentikan praktik open dumping di Bantargebang. 

Menurutnya, pengelolaan sampah adalah cerminan dari kemajuan sebuah bangsa.

"Ini langkah besar yang harus didukung bersama. Peradaban sebuah bangsa juga ditentukan dari bagaimana kita memperlakukan sampah,” ujar Jumhur dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (10/5).

Jumhur menilai Jakarta memiliki kapasitas yang kuat untuk menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam hal pengelolaan limbah. 

Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menggunakan fasilitas pemilahan yang sudah disediakan agar tercipta budaya baru di tengah masyarakat, baik di lingkungan rumah, kantor, hingga area komersial.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan transisi ini ada pada penanganan sampah di tingkat hulu. 

Jika pemilahan sudah dilakukan sejak awal, beban di tempat pembuangan akhir akan berkurang drastis.

"Dengan begitu, hanya sedikit residu yang perlu diproses di fasilitas pengolahan akhir," kata Dudi.

Saat ini, beberapa wilayah seperti Kelurahan Rorotan telah menjadi proyek percontohan dalam menerapkan sistem pemilahan sampah. 

Keberhasilan di wilayah-wilayah ini nantinya akan direplikasi ke seluruh penjuru Jakarta. Namun, Dudi mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah tidak akan membuahkan hasil tanpa dukungan penuh dari warga.

“Gerakan ini tidak akan berhasil tanpa keterlibatan masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh warga mulai membiasakan memilah sampah dari rumah agar pilah sampah benar-benar menjadi budaya baru yang berkelanjutan untuk Jakarta,” ujar Dudi. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral