- Tangkapan layar YouTube MPRGOID
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan
Jakarta, tvOnenews.com - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Di sisi lain, dukungan terus mengalir terhadap siswa yang mendapat perlakuan tidak adil dari dewan juri LCC 4 Pilar MPR RI tersebut.
Salah satu dukungan datang dari Ketua Umum Keluarga Alumi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Kaumy) , H. Nasarudin.
- Istimewa
Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kontroversi yang terjadi dalam ajang pendidikan tersebut, khususnya terhadap peserta dari SMAN 1 Pontianak.
Menurut Nasarudin perbedaan penilaian terhadap jawaban peserta telah memunculkan kekecewaan dikalangan siswa maupun masyarakat.
Namun, ia meminta para pelajar untuk tidak larut dalam polemik dan tetap menjadikan pengalaman itu sebagai motivasi untuk berkembang.
“Adik-adik dari SMAN 1 Pontianak harus tetap semangat. Jangan sampai persoalan ini membuat patah semangat dalam belajar dan mengejar cita-cita,” ujar Nasarudin dalam keterangannya.
Ia menilai semangat belajar dan keberanian menyampaikan pendapat merupakan hal penting yang harus terus dijaga oleh generasi muda.
Nasarudin juga mengapresiasi sikap para siswa yang tetap berusaha menyampaikan keberatan mereka secara santun dalam perlombaan tersebut.
Nasarudin juga mengapresiasi koleganya, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda bahkan turut memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.
Politikus yang juga alumni SMAN 1 Pontianak itu menyampaikan permintaan maaf kepada peserta dan memberikan dukungan moral kepada siswa yang merasa dirugikan.
Nasarudin berharap polemik ini dapat menjadi evaluasi bagi penyelenggara agar pelaksanaan kompetisi pendidikan ke depan berlangsung lebih objektif, profesional, dan transparan.
Ia juga mendoakan agar para siswa SMAN 1 Pontianak tetap optimistis menatap masa depan.
“Saya mendoakan adik-adik semua sukses ke depannya. Terus belajar, terus berprestasi, karena masa depan bangsa ada di tangan generasi muda,” katanya.(raa)