news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar & Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube MPRGOID & Setwapres

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Kamis, 14 Mei 2026 - 01:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Josepha Alexandra Roxa Potifera alias Ocha, siswi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat (Kalbar) mengungkap hasil pertemuan dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Pertemuan ini sebagai bentuk reaksi Gibran menyikapi polemik babak final LCC Empat Pilar MPR RI. Adapun Lomba Cerdas Cermat ini digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026).

Ocha dan 9 murid serta 3 guru SMAN 1 Pontianak bertemu Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026. Topik utama pertemuan ini membicarakan polemik LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar.

Ocha menyampaikan hasil pertemuan secara tertutup tersebut. Ia dan teman-temannya diberikan motivasi secara penuh oleh Gibran.

"Di dalam tadi, kami diberi motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar," ujar Ocha kepada awak media seusai pertemuan dengan Wapres RI dikutip, Kamis (14/5/2026).

Murid SMAN 1 Pontianak Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Dikasih Tips Public Speaking

Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah) bersama teman-teman dan gurunya menjawab pertanyaan wartawan setelah bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (13/5).
Sumber :
  • Antara

Lebih lanjut, Ocha menuturkan kembali ucapan dari Gibran. Ia dan teman-temannya juga mendapat tips penting yang diberikan oleh Wapres RI tersebut.

Kata dia, Gibran memberikan semangat. Murid SMAN 1 Pontianak itu dikasih tips untuk mengasah kemampuan bagaimana bisa lancar berbicara di depan umum.

Gibran sangat kagum terhadap para siswa yang menjadi peserta LCC, terutama dari SMAN 1 Pontianak. Ajang ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman bagi generasi muda.

Selain itu, ajang ini juga menjadi momentum penanaman nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, serta Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu, MPR RI menargetkan siswa-siswa sekolah sebagai peserta LCC Empat Pilar.

"Kami diberi motivasi dan tips and trick juga bagaimana caranya nanti untuk ber-public speaking atau untuk berdebat di muka umum," terangnya.

Kemudian, ia dan teman-temannya mengaku senang. Pertemuan ini tidak pernah terpikirkan olehnya.

"Kami dan tim sangat kaget karena informasinya tiba-tiba," katanya.

Soal Polemik Penilaian Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar

Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (9/5/2026)
Sumber :
  • Tangkapan layar

Dalam pertemuan itu, siswi SMAN 1 Pontianak mendapat pembelajaran penting. Hal ini sebagai bentuk menyikapi kehebohan yang terjadi belakangan ini.

Ocha sendiri memahami Final LCC Empat Pilar MPR RI sangat mengguncang publik. Di balik itu, ia dan tim mendapat banjir pujian dan dukungan.

Sementara, dewan juri dan MC dalam ajang tersebut menjadi buah bibir publik. Situasi ini akibat keputusan penilaian jawaban yang seharusnya benar tetapi disalahkan berujung pengurangan atau minus lima poin.

"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," ucap Ocha.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah potongan cuplikan video Final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalbar viral di media sosial. Akibatnya, publik menyoroti keputusan dewan juri.

Lomba Cerdas Cermat diinisiasi MPR RI mulanya diikuti sekitar sembilan sekolah menengah atas (SMA). Hingga babak final, hanya tiga sekolah yang tersisa, di antaranya SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Polemik ini terjadi saat sesi rebutan jawaban seputar pemilihan BPK. MC LCC Empat Pilar 2026 Kalbar, Shindy Luthfiana mengungkap pertanyaan, "DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?".

Ocha, peserta dari Regu C2 SMAN 1 Pontianak menjadi penekan tombol pertama. Ia langsung menjawab pertanyaan tersebut di hadapan para dewan juri.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ucap Ocha.

Dewan juri selaku Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita WB langsung menyebut jawaban tersebut membuat Regu C minus lima poin.

Menariknya, pertanyaan tersebut dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas. Perwakilan dari Regu B memberikan jawaban yang sama seperti diungkap oleh Regu C.

Akan tetapi, dewan juri justru memutuskan jawaban tersebut sudah tepat. Dyastasita memberikan tambahan 10 poin sehingga mengundang aksi protes dari Regu C.

Namun, dewan juri tetap mantap pada keputusannya. Dewan juri lainnya yang menjabat sebagai Kepala Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni pun mengingatkan betapa pentingnya artikulasi saat memberikan jawaban agar mendapat 10 poin 

"Begini ya, sudah diingatkan dari awal, artikulasi itu penting ya. Jadi, biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas ya," sentil Indri.

"Kalau menurut kalian sudah (benar), tapi dewan juri menilai kalian tidak, karena mendengar artikulasi kalian dengan jelas, itu artinya dewan juri berhak memberikan nilai minus lima," tambahnya.

Sontak, momen ini viral di media sosial. Publik menyoroti kata-kata "artikulasi" hingga dewan juri dinilai tidak profesional.

Kabar viral ini pun membuat MPR RI melalui Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI meminta maaf. Setjen MPR RI juga mengungkapkan bahwa dua juri dan MC tersebut resmi dinonaktifkan.

Adapun ajang babak final LCC Empat Pilar tingkat Kalbar dikabarkan akan diselenggarakan ulang. Hal ini bentuk evaluasi dari MPR RI agar acara tersebut tuntas dengan baik.

(ant/hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
01:00
01:47
01:13
06:09
01:54

Viral