news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.
Sumber :
  • Syifa Aulia

Pemerintah Bergerak Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

Pemerintah Indonesia memastikan 9 WNI yang ditangkap tentara Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza akan diselamatkan melalui jalur diplomasi.
Rabu, 20 Mei 2026 - 14:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia memastikan akan melakukan berbagai langkah untuk menyelamatkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menegaskan pemerintah tidak tinggal diam dan saat ini terus melakukan koordinasi lintas kementerian, terutama melalui Kementerian Luar Negeri.

“Kalau terkait dengan itu, pasti sudah dilakukan, terkait dengan warga negara kita yang lagi ada masalah dengan bantuan kemanusiaan ya,” kata Supratman di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Menurut Supratman, pemerintah saat ini fokus melakukan berbagai upaya diplomatik guna memastikan keselamatan seluruh WNI yang ditangkap dalam perjalanan kemanusiaan tersebut.

Kemenlu Tempuh Jalur Dialog untuk Bebaskan WNI

Supratman menjelaskan Kementerian Luar Negeri RI telah membuka komunikasi dan dialog dengan berbagai pihak terkait untuk membantu proses pembebasan sembilan WNI tersebut.

“Itu kan sekarang Kementerian Luar Negeri pasti sudah melakukan langkah-langkah eh dialog dengan seluruh pihak ya,” ujarnya.

Ia menegaskan, meski Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, pemerintah tetap memiliki tanggung jawab penuh untuk melindungi warga negaranya di luar negeri.

Menurut dia, Kementerian Hukum juga turut terlibat dalam penanganan kasus tersebut, khususnya berkaitan dengan status kewarganegaraan para korban.

“Dan Kementerian Hukum yang bertanggung jawab terkait dengan kewarganegaraan, pasti kami juga melakukan upaya untuk berusaha semaksimal mungkin, walaupun kita tahu kita tidak memiliki hubungan diplomatik ya,” jelas Supratman.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap WNI di tengah situasi konflik internasional yang memanas.

KBRI di Sejumlah Negara Disiagakan

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengungkapkan pemerintah telah menginstruksikan sejumlah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di kawasan Timur Tengah dan Eropa untuk bersiaga menghadapi kemungkinan evakuasi.

KBRI yang disiagakan berada di beberapa titik strategis, yakni:

  • Mesir

  • Turki

  • Italia

  • Yordania

Menurut Dudung, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan proses pemulangan WNI dapat berjalan lancar.

Langkah tersebut mencakup bantuan medis hingga penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) apabila dokumen asli para WNI disita oleh pihak Israel.

“Selanjutnya, perwakilan RI juga melakukan pendekatan kepada otoritas setempat guna memastikan akses transit dan proses kepulangan warga negara Indonesia dapat berjalan tanpa hambatan keimigrasian,” kata Dudung dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

9 WNI Ditangkap Saat Ikut Misi Kemanusiaan ke Gaza

Diketahui, sembilan WNI tersebut merupakan bagian dari rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Mereka ikut dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang bertujuan membawa bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina di Gaza.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan seluruh WNI yang tergabung dalam misi tersebut dilaporkan telah ditangkap oleh Israel.

“Berdasarkan informasi terkini (07.13 WIB), 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel,” ujar Yvonne, Rabu (20/5/2026).

Hingga saat ini pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi intensif melalui jalur diplomasi guna memastikan kondisi para WNI serta membuka akses pemulangan mereka ke Tanah Air.

Kasus penangkapan sembilan WNI tersebut menjadi perhatian serius pemerintah mengingat mereka sedang menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina di tengah konflik yang masih berlangsung di Gaza. (saa/nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:50
02:34
01:38:42
16:07
13:47
14:22

Viral