news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/5)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Lensa Berbicara: Ribuan Guru Madrasah Geruduk DPR, Tuntut Kesejahteraan

Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (20/5). 
Kamis, 21 Mei 2026 - 02:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (20/5). 

Massa aksi datang dengan membawa berbagai atribut organisasi sambil meneriakkan yel-yel sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah dan wakil rakyat.

Dalam aksi tersebut, para guru membentangkan bendera dan poster berisi tuntutan terkait kesejahteraan guru honorer madrasah.

Raut wajah penuh harap tampak dari para peserta aksi yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap nasib guru honorer di Indonesia.


Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/5). (Foto: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

Salah seorang peserta aksi, Muhammad Imam Subhan, guru asal Kabupaten Indramayu sekaligus perwakilan organisasi PGMM, menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Gedung DPR/MPR bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak guru honorer yang dinilai belum mendapatkan perhatian layak dari pemerintah.

“Kami datang ke gedung rakyat ini untuk menyampaikan aspirasi mengenai banyaknya guru honorer yang belum dipandang layak oleh para pemimpin kita. Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan guru, termasuk pemberian insentif yang layak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti nasib guru honorer yang telah memiliki sertifikasi agar segera mendapatkan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).


Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/5). (Foto: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

Menurut Imam, beban kerja guru honorer tidak berbeda dengan pegawai negeri, baik dari segi durasi kerja maupun tanggung jawab administrasi.

Namun, hingga kini mereka masih belum memperoleh kesejahteraan yang setara.

“Kinerja kami sama seperti pegawai negeri, jam kerja sama, administrasi juga sama, tetapi kesejahteraan bagi guru honorer masih belum memadai,” katanya.

Melalui aksi tersebut, PGMM berharap pemerintah segera menyusun regulasi dan kebijakan yang memberikan kepastian status serta peningkatan kesejahteraan bagi guru honorer madrasah agar mereka dapat menjalankan tugas pendidikan dengan tenang dan optimal. (jts/dpi) 
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:50
02:34
01:38:42
16:07
13:47
14:22

Viral