news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Wacana Syarat IQ 130 di Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Beri Peringatan Keras

Program "Sekolah Maung" (Manusia Unggulan) yang menjadi terobosan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan sorotan tajam dari parlemen. 
Kamis, 21 Mei 2026 - 03:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Program "Sekolah Maung" (Manusia Unggulan) yang menjadi terobosan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan sorotan tajam dari parlemen. 

Komisi V DPRD Jawa Barat secara resmi mengingatkan Pemerintah Provinsi agar waspada terhadap risiko munculnya kesenjangan atau "jurang" pendidikan yang lebih dalam di tengah masyarakat.

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengungkapkan kekhawatirannya jika sekolah yang dikonsepkan untuk mencetak talenta unggul ini justru memicu kembalinya sistem pelapisan atau kasta dalam dunia pendidikan formal.

“Jangan sampai ini mempertegas kastanisasi sekolah. Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dulu dianggap kasta paling tinggi dan sekolah lain berada di bawahnya. Itu jangan sampai terulang,” tegas Yomanius dalam keterangannya di Bandung, Rabu (20/5).

Meskipun bertujuan mulia untuk melahirkan siswa yang kompetitif di kancah dunia, Sekolah Maung memiliki mekanisme seleksi lintas wilayah tanpa batasan zonasi. 

Hal inilah yang dinilai berpotensi menciptakan persaingan yang tidak seimbang antar-satuan pendidikan di Jawa Barat.

Yomanius menambahkan bahwa pada prinsipnya, pengembangan bakat istimewa memang memerlukan wadah yang tepat.

“Namanya prestasi, baik prestasi akademik, olahraga, seni maupun keagamaan untuk kemudian bisa ditonjolkan dan dipersiapkan dengan baik agar menghasilkan lulusan yang mampu bersaing,” jelasnya.

Selain aspek akademik, Sekolah Maung rancangan Dedi Mulyadi ini juga menyasar sektor pendidikan vokasi. 

Penguatan pada SMK unggulan diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang terampil melalui praktik yang intensif dan berkualitas.

Namun, yang cukup mengejutkan adalah munculnya wacana mengenai standar intelektual yang sangat tinggi bagi calon siswanya. 

Dalam diskusi antara DPRD dan Dinas Pendidikan Jabar, sempat mencuat standar nilai IQ yang cukup fantastis bagi calon peserta didik.

“Siapapun bisa masuk asal unggul. Tadi, bahkan sempat disebut IQ minimal 130, walaupun itu masih dikaji,” ungkap Yomanius.

DPRD berharap agar Sekolah Maung tetap menjadi sarana peningkatan mutu pendidikan secara inklusif tanpa harus mengorbankan prinsip keadilan bagi seluruh sekolah di Jawa Barat. (ant/dpi)


 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:50
02:34
01:38:42
16:07
13:47
14:22

Viral