- Tangkapan Layar YouTube MPRGOID
News Terpopuler: Beda Dari Shindy Lutfiana MC Pria LCC Kalbar Tidak Kena Polemik, MPR Pasang Badan Untuk SMAN 1 Sambas
tvOnenews.com - Kabar mengenai beda nasib kedua MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kalimantan Barat, MC pria Said Akhmad tidak terkena dampak polemik.
Hingga, MPR RI akan melakukan pendampingan psikologis terhadap peserta LCC Empat Pilar, SMAN 1 Sambas.
Kedua informasi tersebut menjadi News Terpopuler di tvOnenews.com pada Rabu, 20 Mei 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- YouTube/MPRGOID
Beda Nasib Dua MC LCC Kalbar
Setelah munculnya polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Tingkat Kalimantan Barat, MC yang bertugas, Shindy Lutfiana ramai diperbincangkan.
MC Shindy Lutfiana dinilai memperkeruh suasana saat jawaban Regu C dari SMAN 1 Pontianak dianulir oleh dewan juri.
Pernyataannya ramai dibanjiri kritik netizen hingga menyebabkan dirinya kehilangan pekerjaan sebagai MC LCC Empat Pilar MPR.
Namun, berbeda dengan Shindy Lutfiana, MC Pria yang bertugas kala itu, Said Akhmad justru tidak terimbas dalam polemik tersebut.
Pasalnya, Said terlihat lebih banyak diam. Dirinya tampak hanya menunduk membaca cue card sambil sesekali mengangguk tanpa memberikan komentar tambahan.
Sikap Said Akhmad justru mendapatkan respons positif dari sebagian netizen. Tak sedikit yang menilainya memilih bersikap aman ditengah situasi panas.
Simak berita selengkapnya: Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan ini
- Antara
MPR RI Lindungi Siswa SMAN 1 Sambas
MPR RI menyatakan akan melakukan pendampingan psikologis dengan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar, SMAN 1 Sambas.
Ketua Badan Sosialisasi MPR, Abraham Liyanto mengatakan pihaknya telah bertemu guru dan peserta SMAN 1 Sambas pada Selasa (19/5/2026).
Dirinya mengatakan peserta LCC Empat Pilar akan didampingi oleh guru konseling selama dua bulan ke depan.
“Kita juga sudah diskusi dengan Kepsek dan guru pendamping agar anak-anak bisa didampingi guru konseling dalam mempersiapkan mereka 2 bulan ke depan,” ujar Abraham saat dihubungi, Selasa (19/5/2026).
Ia menyebutkan pendampingan psikologis diberikan agar para siswa tidak mengalami trauma usai peristiwa yang terjadi pada final LCC lalu.
Sehingga seluruh peserta tetap tampil percaya diri ketika maju mewakili Provinsi Kalimantan Barat nanti.