news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • YouTube

“Trotoar Bukan Lapak Dagang!” Dedi Mulyadi Pasang Badan Bela Hak Pejalan Kaki di Bandung

Dedi Mulyadi tegas soal penertiban PKL di trotoar Bandung. KDM menilai trotoar adalah hak pejalan kaki dan fasilitas umum harus dikembalikan fungsinya.
Kamis, 21 Mei 2026 - 15:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan tegas menanggapi kritik dan kemarahan sebagian masyarakat terkait penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar di wilayah Bandung.

Menurut Dedi, langkah penertiban dilakukan bukan untuk mempersulit pedagang kecil, melainkan demi mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas umum bagi pejalan kaki serta menjaga ketertiban dan kebersihan kota.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat dalam perjalanan menuju Kota Bekasi. Ia mengaku memahami adanya pro dan kontra atas kebijakan pembongkaran lapak PKL yang berdiri di trotoar.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kemarahannya. Kalau jadi pemimpin itu memang tidak pernah berada dalam posisi yang disukai semua,” ujar Dedi.

Dedi Mulyadi Tegaskan Trotoar Hak Pejalan Kaki

Dalam keterangannya, Dedi menekankan bahwa trotoar dibangun untuk kepentingan pejalan kaki, bukan untuk aktivitas berdagang.

Ia menilai keberadaan lapak PKL di trotoar tidak hanya mengganggu akses masyarakat, tetapi juga membuat area kota terlihat semrawut dan menghalangi toko-toko resmi yang berada di sepanjang jalan.

“Pedagang kaki lima memang mencari nafkah untuk keluarga, tetapi trotoar bukan untuk pedagang kaki lima. Hak pejalan kaki harus diberikan, hak yang punya toko juga harus terlihat dari depan,” katanya.

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan publik karena Dedi dinilai mengambil sikap tegas dalam penataan fasilitas umum di Kota Bandung.

Penertiban Disebut Demi Kota yang Lebih Tertib

Menurut Dedi, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjaga kota tetap tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Ia menegaskan penataan kota tidak boleh hanya mempertimbangkan satu kepentingan, tetapi harus memperhatikan hak semua pihak, termasuk pejalan kaki dan pemilik usaha resmi.

Dedi juga memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan tetap konsisten menjalankan penataan kota demi menciptakan lingkungan yang lebih baik.

“Saya akan terus menjaga pemerintah untuk konsisten menjalankan amanahnya sebagai pemimpin daerah, menjaga ketertiban, kebersihan, dan keindahan lingkungan,” ujar Dedi.

Menurutnya, Bandung harus menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali maupun dikunjungi wisatawan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:13
02:51
02:55
04:48
01:22
02:24

Viral