news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Luar Negeri Sugiono.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Indonesia Sentil Keras DK PBB soal Palestina, Sugiono: Gaza Jadi Ujian Kepercayaan Dunia

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan konflik Palestina menjadi ujian besar bagi kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sistem multilateralisme internasional.
Kamis, 28 Mei 2026 - 10:07 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan konflik Palestina menjadi ujian besar bagi kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sistem multilateralisme internasional.

Dalam forum Open Debate Dewan Keamanan PBB, Indonesia menyoroti kegagalan dunia internasional menghentikan penderitaan rakyat Palestina yang terus berlangsung, khususnya di Gaza.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono usai menghadiri Open Debate Dewan Keamanan PBB bertema Upholding the Purposes and Principles of the UN Charter and Strengthening the UN Centered-International System.

“Indonesia juga kembali menekankan bahwa Palestina merupakan satu tes terhadap PBB, kepercayaan yang diberikan kepada PBB,” kata Sugiono dalam keterangan video yang diterima tvOnenews.com, Kamis (28/5/2026).

Ia mengatakan dunia menyaksikan secara langsung perjuangan rakyat Palestina di tengah kekerasan dan krisis kemanusiaan yang terus terjadi.

“Kita saksikan perjuangan yang dilakukan oleh rakyat Palestina, kita juga saksikan kekerasan yang terjadi di sana, penderitaan yang terjadi di sana,” ujarnya.

Menurut Sugiono, Indonesia kembali menegaskan bahwa solusi dua negara (two-state solution) tetap menjadi jalan utama yang harus diwujudkan untuk mencapai perdamaian yang adil dan permanen bagi Palestina.

“Dan kita menggarisbawahi lagi bahwa kemerdekaan rakyat Palestina berdasarkan solusi dua negara merupakan sesuatu yang mutlak harus dicapai,” tuturnya.

Ia menekankan peran Dewan Keamanan PBB sangat menentukan dalam mewujudkan tujuan tersebut.

“Dan untuk ini tentu saja peran PBB, peran Dewan Keamanan merupakan sesuatu yang sangat instrumental dalam rangka mencapai tujuan tersebut,” katanya.

Dalam pernyataannya di forum internasional itu, Indonesia juga menilai persoalan utama bukan terletak pada hilangnya relevansi Piagam PBB, melainkan lemahnya penerapan prinsip hukum internasional secara konsisten.

Pemerintah Indonesia menilai standar ganda dalam penerapan multilateralisme membuat berbagai konflik global, termasuk di Palestina, tidak terselesaikan secara adil.

Situasi di Gaza disebut menjadi contoh nyata bagaimana komunitas internasional gagal menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional dan kemanusiaan secara setara.

Karena itu, Indonesia kembali menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara berdasarkan hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB yang relevan sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan. (agr/ree)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:08
07:53
02:43
02:48
05:11
01:51

Viral