- Viva
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung
Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi tenda disebut masih rapi dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.
Polisi juga menyebut posisi tangan para korban dalam keadaan saling menggenggam.
Sementara itu, dugaan awal penyebab kematian mengarah pada keracunan dan hipotermia. Dugaan tersebut muncul berdasarkan temuan mulut korban berbusa serta kondisi cuaca dingin di kawasan Posong.
Meski demikian, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari laboratorium forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban.
Hasil Pemeriksaan Awal di Lokasi
Beberapa temuan awal dari hasil olah TKP antara lain:
-
Kondisi tenda camping dalam keadaan rapi
-
Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban
-
Tangan para korban dalam posisi menggenggam
-
Dugaan awal mengarah pada keracunan dan hipotermia
-
Mulut korban ditemukan berbusa
Polisi Periksa Saksi dan Koordinasi dengan Labfor
Kasat Reskrim Polres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi wisata saat kejadian berlangsung. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Bidokkes dan laboratorium forensik bagian kimia serta biologi.
Pemeriksaan laboratorium direncanakan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya unsur zat tertentu yang menyebabkan kematian para korban.
Petugas yang datang ke lokasi terdiri dari personel Polsek Parakan, Polsubsektor Kledung, Inafis Polres Temanggung, tim Resmob, hingga anggota Satreskrim.
Jenazah Korban Masih Menjalani Autopsi
Dalam informasi lelayu yang beredar, disebutkan bahwa jenazah para korban masih menjalani proses autopsi di RSUD Temanggung.
Sementara itu, prosesi pemakaman Bagas Amar Hakiki dan keluarganya dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026.
Kabar duka tersebut memunculkan belasungkawa dari berbagai pihak, termasuk rekan mahasiswa dan komunitas kampus UGM yang mengenal sosok Bagas sebagai mahasiswa aktif di bidang fotografi kampus. (nsp)