- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @mariani_dppst
Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf
tvOnenews.com - Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik.
Kasus ini berakar dari presentasi hasil penelitian yang dibawakan Prihantini bersama tim pada ajang konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Disease (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark.
Masalah tersebut mencuat setelah muncul tudingan bahwa studi yang dipaparkan terindikasi mengandung unsur fraud atau rekayasa data
Tindakan ini diduga dilakukan demi keuntungan pribadi, salah satunya agar bisa memperoleh fasilitas perjalanan ke luar negeri.
Setelah kontroversi ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial, seorang dosen dari Universitas Negeri Makassar bernama Mariani melayangkan keberatan karena namanya dicatut dalam bagian afiliasi riset.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram @mariani_dppst, ia mengungkapkan kekecewaannya sekaligus menuntut pertanggungjawaban atas pencatutan nama dan manipulasi afiliasi tanpa izin yang dilakukan oleh Prihantini dan timnya.
“Saya Mariani, dengan ini menyampaikan klarifikasi, keberatan, sekaligus tuntutan resmi terkait tindakan pencatutan nama dan manipulasi afiliasi saya tanpa izin yang dilakukan oleh Prihantini beserta timnya pada sejumlah karya ilmiah/paper/artikel/prosiding/abstrak, maupun poster di berbagai forum ilmiah nasional maupun internasional,” tulis Mariani pada akun Instagram @mariani_dppst, dikutip Minggu (31/5/2026).
Tak hanya itu, dirinya juga merasa sangat kecewa dan dirugikan atas tindakan yang dilakukan Prihantini.
“Perbuatan tidak etis ini merupakan pelanggaran berat terhadap integritas akademik yang berpotensi besar mencederai reputasi profesional, kredibilitas, serta rekam jejak karier saya sebagai seorang akademisi,” tertulis dalam surat pernyataan.
Menyikapi hal tersebut, Mariani mendesak Prihantini untuk memberikan surat pernyataan tertulis sekaligus membuat bukti video pengakuan sebagai bentuk dokumentasi klarifikasi yang sah.
Surat Pernyataan dan Klarifikasi Prihantini
- Istimewa
Merespons tuntutan tersebut, Prihantini akhirnya menyerahkan surat pernyataan yang diberi judul ‘Surat Pernyataan dan Pengakuan Tanggung Jawab’ guna mengklarifikasi terkait pencatutan nama Mariani dalam risetnya.
Dalam surat pernyataan tersebut, Prihantini atau akrab disapa Titin secara terbuka mengaku bahwa dirinya memang telah mencantumkan nama Mariani dalam beberapa karya ilmiah, abstrak, hingga poster miliknya.