news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lensa Berbicara: Aksi Unjuk Rasa Desak Pembenahan Program MBG di Kantor BGN.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Rabu, 17 Juni 2026 - 02:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merespon soal ramaianya kritik publik mengenai program MBG hingga tuntutan penghentiannya dinataranya melalui sejumlah aksi demontrasi yang terjadi belakangan waktu.

Wakil Ketua Umum PSI, Isyana Bagoes Oka mengatakan bahwa aksi demostrasi merupakan salah satu cara untuk menyampaikan aspirasi di negara demokrasi.

"Upaya-upaya untuk menyalurkan aspirasi tentu saja merupakan upaya yang tidak dilarang, tentu saja dengan tetap mengikuti aturan-aturan yang berlaku," kata Isyana ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Terkit dengan tuntutan mahasiswa soal MBG, ia mengungkapkan, bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan perbaikan program tersebut.

"Saat ini berbagai upaya untuk memperbaiki program MBG ini sudah terus dilakukan, termasuk juga sekarang ini juga sudah ada Ketua BGN yang baru, Wakil Ketua BGN yang baru dan berbagai upaya terus dilakukan tentu saja untuk memperbaiki," ujarnya.

Ia meminta agar masyarakat untuk memberikan kesempatan pada pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru untuk memperbaiki tata kelola pelaksanaan program prioritas pemerintah itu.

Pasalnya, sambung dia, MBG merupakan program yang bertujuan untuk memperbaiki gizi. Hal ini berujung pada upaya menekan angka stunting di Indonesia.

"Bagaimana agar anak-anak usia sekolah, kemudian Ibu hamil, ibu menyusui, balita dan PAUD bisa mendapatkan gizi yang baik untuk salah satunya adalah upaya pencegahan stunting dan bisa kita sama-sama meraup bonus demografi mencapai Indonesia emas 2045," tandasnya.(aha/raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:10
05:03
05:54
03:52
01:01
03:23

Viral