- Istimewa
ASABRI Gandeng 119 Rumah Sakit TNI, Kolaborasi Hadirkan Akses Layanan yang Lebih Cepat
Jakarta, tvOnenews.com - ASABRI memperluas akses layanan perawatan hingga mencakup 119 jaringan rumah sakit TNI di seluruh matra, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, serta rumah sakit di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Kolaborasi ini menjadi wujud bersama antara ASABRI dan fasilitas kesehatan TNI dalam menghadirkan akses layanan perawatan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi bagi Peserta ASABRI Aktif.
Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Marsekal Muda TNI Haris Haryanto mengapresiasi atas kerja sama terjalin antara ASABRI dan Kementerian Pertahanan serta TNI.
“Terima kasih banyak kepada ASABRI atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada Prajurit TNI di jajaran Kementerian Pertahanan dan TNI."
"Harapan saya, melalui kerja sama yang kita tandatangani hari ini dapat semakin meningkatkan pelayanan ASABRI kepada prajurit TNI yang ada di lapangan dengan lebih cepat dan didukung birokrasi yang lebih baik, sehingga jaminan yang diberikan kepada para prajurit TNI dapat dirasakan secara nyata serta memberikan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Marsda TNI Haris Haryanto dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, keberadaan sistem perlindungan sosial yang didukung layanan kesehatan yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan personel pertahanan negara.
Oleh karena itu, sinergi antara ASABRI, Kementerian Pertahanan, dan fasilitas kesehatan TNI perlu terus diperkuat agar manfaat perlindungan dapat diterima peserta secara optimal, cepat, dan tepat sasaran.
Sementara, Direktur Utama PT ASABRI (Persero), Jeffry Haryadi P. Manullang, menambahkan dukungan seluruh pemangku kepentingan ini telah berkontribusi dalam terwujudnya kerja sama tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ditjen Kuathan Kemhan, Puskes TNI, Puskes TNI AD, Puskes TNI AL, Puskes TNI AU, serta seluruh rumah sakit TNI yang telah membangun kolaborasi yang kuat bersama ASABRI.
Dukungan, arahan, dan pendampingan yang diberikan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sinergi strategis yang berorientasi pada kesejahteraan prajurit TNI dan keluarga,” ungkap Jeffry.
Bagi ASABRI, kolabrasi dengan rumah sakit TNI adalah kolaborasi yang merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan para prajurit TNI memperoleh perlindungan selama menjalankan tugas negara.
“Sinergi Kuat, Layanan Perawatan Prima sebagai tema kegiatan mencerminkan semangat dan keselarasan visi antara sektor pertahanan dan sistem perlindungan sosial negara. Selain itu juga menegaskan bahwa negara hadir secara utuh untuk melindungi para penjaga kedaulatan bangsa melalui penguatan layanan perawatan yang terintegrasi,” terangnya.
Untuk fokus utama dari kerja sama tersebut adalah memastikan bahwa ketika peserta menghadapi risiko penugasan, khususnya yang berkaitan dengan Kecelakaan Kerja (KK) maupun Penyakit Akibat Kerja (PAK), mereka dapat segera memperoleh pelayanan medis yang cepat, mudah, dan terintegrasi di fasilitas kesehatan TNI.
“Prajurit TNI memiliki karakteristik tugas dengan tingkat risiko yang tinggi. Oleh karena itu, perluasan akses layanan perawatan melalui rumah sakit TNI menjadi sangat penting. Kami ingin memastikan bahwa ketika risiko terjadi, peserta dapat memperoleh pelayanan medis terbaik sehingga proses pemulihan berjalan optimal tanpa kekhawatiran terkait perlindungan," ungkap Jeffry.
Kolaborasi ini juga mendukung terwujudnya TNI Prima (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif) melalui penguatan sistem perlindungan sosial dan layanan kesehatan yang menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan personel pertahanan negara.
Sebagai institusi yang mengelola perlindungan sosial bagi aparatur pertahanan dan keamanan Negara, ASABRI memahami bahwa profesi prajurit TNI memiliki tingkat risiko yang tinggi. Karena itu, perusahaan terus berupaya memastikan bahwa setiap peserta memperoleh perlindungan yang optimal, dalam menjalankan tugas menghadapi risiko pekerjaan.
Adapun, kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT ASABRI (Persero) dan jajaran direksi, serta turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Marsekal Muda TNI Haris Haryanto dan jajaran, Pusat Kesehatan (Puskes) TNI, Puskes TNI Angkatan Darat, Puskes TNI Angkatan Laut, Puskes TNI Angkatan Udara, serta para Kepala Rumah Sakit TNI.