news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Sumber :
  • Setpres

Kemensos Ungkap Dugaan Penerima Bansos Transaksi Judol hingga Rp2,6 Miliar

Mensos mengatakan temuan transaksi dengan nilai terbesar Rp2,6 M berdasarkan penelusuran data penerima bansos yang terindikasi terlibat transaksi judi online.
Jumat, 4 September 2026 - 14:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan satu penerima bantuan sosial (bansos) yang tercatat melakukan transaksi judi oneline (judol) hingga Rp2,6 miliar.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, transaksi tersebut menjadi salah satu temuan dengan nilai terbesar berdasarkan penelusuran data penerima bansos yang terindikasi terlibat transaksi judi online.

Data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial RI yang dikoordinasikan dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat terdapat 28 transaksi penerima bansos yang terindikasi judol dengan nilai di atas Rp1 miliar.

Namun, transaksi bernilai miliaran rupiah tersebut hanya menjadi bagian kecil dari keseluruhan temuan. 

Ilustrasi Waspada! Sindikat Judi Online Rekrut Petani dan IRT Jadi
Sumber :

Transaksi terindikasi judol paling banyak berada pada rentang Rp100.000 hingga Rp1 juta, dengan jumlah mencapai 759.811 transaksi.

Selanjutnya, terdapat 575.777 transaksi pada rentang Rp1 juta hingga Rp10 juta dan 104.449 transaksi pada rentang Rp10.000 hingga Rp100.000.

Sementara transaksi pada rentang Rp10 juta hingga Rp100 juta tercatat sebanyak 38.185 transaksi. 

Kemudian, terdapat 1.241 transaksi pada rentang Rp100 juta hingga Rp1 miliar dan 1.197 transaksi dengan nilai di bawah Rp10.000.

Di atas seluruh kelompok tersebut, terdapat 28 transaksi dengan nilai lebih dari Rp1 miliar.

Gus Ipul mengungkapkan bahwa nilai transaksi penerima bansos yang terindikasi judol memiliki rata-rata sekitar Rp1,9 juta. Namun, terdapat transaksi yang nilainya jauh melampaui angka tersebut.

“Kalau untuk penerima bansos tadi ada nilainya berapa ya? Rata-rata itu cukup Rp4 juta lebih tadi ya rata-rata ya, nilai rata-ratanya berapa tadi itu? Rp4 juta lebih itu,” kata Gus Ipul, kepada media, di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

“Yang tertinggi berapa? Jadi ada yang sampai Rp2,6 miliar yang tertinggi itu. Jumlahnya berapa? Rata-ratanya Rp1,9 juta,” tambah Gus Ipul.

Nilai Rp2,6 miliar tersebut bukan akumulasi transaksi dari banyak penerima bansos. Asisten Gus Ipul memastikan transaksi dengan nominal fantastis itu tercatat dilakukan oleh satu orang.

“Yang Rp2,6 miliar satu orang,” kata asistennya.

Temuan tersebut langsung menjadi perhatian Kemensos karena nilai transaksi dinilai tidak lazim jika dibandingkan dengan rata-rata transaksi yang teridentifikasi dalam data.

Gus Ipul menyebut pihaknya masih menelusuri profil penerima bansos tersebut untuk memastikan kondisi sebenarnya di balik transaksi tersebut. 

Kemensos juga akan melakukan pengecekan langsung atau ground check terhadap penerima yang bersangkutan.

“Nah ini yang aneh ini, aneh sekali lah ini sedang kita lihat profilnya, kita akan lakukan ground check. Ya seminggu ke depan insyaallah sudah ada hasil,” pungkasnya.

Kemensos kini menunggu hasil pendalaman tersebut untuk mengetahui apakah transaksi Rp2,6 miliar itu benar dilakukan oleh penerima bansos yang tercatat dalam data, sekaligus mengungkap konteks dan profil di balik transaksi tersebut. (agr/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:34
01:25
04:56
02:28
05:48
04:48

Viral