- Kemendagri
Kepala BSKDN Tegaskan PEKPPP Mandiri Bukan Sekadar Alat Penilaian Kinerja, Sebut Jadi Dasar Perbaikan Berkelanjutan
Lebih lanjut, Yusharto meminta seluruh unit kerja di lingkungan Kemendagri memperkuat budaya kerja berbasis kinerja. Setiap pelaksanaan tugas, kata dia, perlu didukung kinerja yang terukur dan akuntabel sehingga hasil kerja dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memberikan dampak yang jelas.
Ia juga meminta hasil PEKPPP Mandiri dimanfaatkan sebagai bahan untuk menyusun langkah perbaikan. Setiap unit kerja perlu mengidentifikasi aspek yang masih lemah dan menyusun tindak lanjut yang terukur.
Hal ini penting karena PEKPPP Mandiri dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain perbaikan internal, Yusharto menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit. Berbagai persoalan pemerintahan, menurutnya, tidak selalu dapat diselesaikan oleh satu unit kerja sehingga diperlukan pendekatan yang terintegrasi serta semangat sinergi dengan mengesampingkan ego sektoral.
Penguatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Yusharto menilai reformasi birokrasi akan berjalan optimal apabila didukung aparatur yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
“Ke depan, saya mengajak seluruh jajaran Kemendagri untuk terus menjaga semangat perbaikan, profesionalisme, dan pengabdian. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk memperkuat peran Kemendagri sebagai poros utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (rpi)