news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Kasus Dokter Cabuli Diduga Anak Kandung di Bandung..
Sumber :
  • Antara

Perjalanan Kasus Dokter Cabuli Diduga Anak Kandung di Bandung: Pelaku Akhirnya Ditangkap Usai Menghilang

Polda Jawa Barat (Polda Jabar) akhirnya meringkus seorang dokter berinisial IS atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun di Kota Bandung.
Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:24 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Jawa Barat (Polda Jabar) akhirnya meringkus seorang dokter berinisial IS atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun di Kota Bandung. 

Kasus ini sontak menyita perhatian publik karena pelaku yang seharusnya menjadi pelindung justru diduga menjadi sosok yang merusak masa depan sang buah hati.

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jawa Barat, Kombes Pol Rumi Untari, mengonfirmasi bahwa saat ini terduga pelaku telah berada dalam tahanan untuk menjalani pemeriksaan intensif. 

“Sudah diamankan, saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya di Bandung, Rabu (21/10).

Pihak kepolisian menyatakan masih terus melengkapi berkas perkara, termasuk menunggu hasil visum yang akan menjadi bukti kunci. 

“Kita juga masih nunggu visum. Nanti diekspose,” tambah Rumi.

Tragedi pilu ini terkuak setelah ibu korban, berinisial MS, menyadari perilaku janggal sang anak pada 13 Desember 2025. 

MS terkejut melihat putrinya, C, memperagakan gerakan yang tidak lazim untuk usia balita. Ketika didesak, sang anak mengaku meniru apa yang ia lihat dari ponsel ayahnya.

Kecurigaan MS semakin kuat ketika sang anak mengeluh sakit saat buang air kecil. 

Setelah diperiksa, ditemukan luka fisik di area intim korban. 

Mirisnya, hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka robekan serta indikasi infeksi menular seksual, yakni gonore, pada tubuh balita malang tersebut.

Kuasa hukum korban dari Jabar Bantuan Hukum (JBH), Debi Agusfriansa Rahayu, mengungkapkan bahwa aksi bejat itu diduga dilakukan pelaku di rumah dan hotel dengan modus mengiming-imingi korban mainan. 

Dalam pengakuannya, korban menyebut sang ayah pernah melakukan tindakan asusila menggunakan jarinya.

Pasca-kejadian tersebut, hubungan orang tua korban sempat berakhir dengan perceraian. Namun, drama tidak berhenti di sana. 

Pada 28 September 2026, pelaku diduga membawa kabur sang anak, dan hingga detik ini, keberadaan bocah malang tersebut masih menjadi misteri yang terus dicari oleh pihak berwenang. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:08
08:29
08:13
08:12
13:03
04:39

Viral