- dok.Setpres
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi Sejak 2012
tvOnenews.com, Jakarta – Memasuki masa dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mencatatkan rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak tahun 2012.
Lembaga kajian GREAT Institute menilai Presiden Prabowo memiliki keberanian politik dalam memperluas akses kesejahteraan rakyat sekaligus mengoreksi pemusatan manfaat ekonomi yang sebelumnya hanya dinikmati kelompok terbatas.
"Yang kami apresiasi dari Presiden Prabowo adalah keberanian politiknya menggunakan kewenangan negara untuk mengoreksi pemusatan manfaat ekonomi dan memperluas kesejahteraan rakyat," kata Direktur Eksekutif GREAT Institute Sudarto di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
"Keberpihakan itu diterjemahkan ke dalam prioritas anggaran, perlindungan pekerja, dan penertiban penguasaan sumber daya," tambahnya.
- HO-BPMI Sekretariat Presiden
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Sejak 2012 dan Kemiskinan Turun
Sudarto memaparkan data dari keberhasilan transformasi ekonomi tersebut. Ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,11 persen pada 2025, dan melonjak hingga 5,61 persen pada Triwulan I 2026—angka pertumbuhan triwulan pertama tertinggi sejak tahun 2012 berdasarkan data BPS.
"Sejalan dengan melesatnya pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan nasional berhasil ditekan dari 8,57 persen pada September 2024 menjadi 8,07 persen pada Maret 2026," jelas Sudarto.
Keberhasilan ini ditopang oleh perluasan jangkauan welfare state lewat tiga program unggulan rakyat:
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Cek Kesehatan Gratis (CKG)
- Program Sekolah Rakyat
Pemulihan Aset Negara via KPK
Di bidang penegakan hukum dan pencegahan korupsi, GREAT Institute mencatat kinerja impresif KPK dalam memulihkan aset negara yang mencapai Rp1,531 triliun pada 2025, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan pencapaian tahun 2024.
Sementara di sektor politik dan hak asasi manusia, pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan komitmen baru melalui pembentukan Kementerian HAM serta Kementerian Kebudayaan.
Gebrakan kemanusiaan Prabowo semakin kuat saat menerbitkan Keppres Nomor 17 Tahun 2025 yang memberikan amnesti kepada 1.178 terpidana.
"Delapan capaian yang kami soroti memberi dasar kuat untuk menilai bahwa agenda kesejahteraan Prabowo telah bergerak dari pilihan politik menjadi upaya nyata pemerintahan," pungkas Sudarto. (raa/amr)