- Antara/Astrid Faidlatul Habibah
Mengenal Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil
Berdasarkan riwayat karier yang tercantum di situs resmi Kemenkeu, Prima memulai pengabdiannya sebagai penata muda pada 1992. Ia kemudian menjalani sejumlah penugasan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terutama dalam urusan administrasi, penyusunan peraturan perpajakan, serta kerja sama pajak dengan pihak internasional.
Prima kemudian dipercaya menjadi Kepala Bidang Administrasi dan Kerja Sama Perpajakan DJP pada 2004. Dua tahun berjalan, ia menempati jabatan Kepala Subdirektorat Peraturan Pajak Penghasilan.
Kariernya berlanjut sebagai Kepala Subdirektorat Peraturan PPh Badan pada 2007. Dua tahun berselang, ia menjabat Kepala Subdirektorat Perjanjian dan Kerja Sama Perpajakan Internasional.
Perjalanan Karier di Kementerian Keuangan
Pengalaman Prima tidak terbatas pada urusan perpajakan. Pada 2012, ia mendapat tugas sebagai Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara di Badan Kebijakan Fiskal. Selanjutnya, pada Februari 2015, ia dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara.
Pada September tahun yang sama, jabatan tersebut berubah menjadi Staf Ahli Kebijakan Penerimaan Negara seiring penyesuaian nomenklatur di lingkungan Kemenkeu.
Memasuki 2017, Prima mendapat kepercayaan untuk menjadi pemimpin Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK). Pada tahun yang sama, ia juga pernah menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terhitung sejak Desember 2017 hingga Juni 2018.
Setelah itu, Prima beralih ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Ia dilantik sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan pada Juni 2018. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebelum memimpin Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb).
Prima menjalankan tugas menjabat Direktur Jenderal Perbendaharaan pada 1 November 2022. Dalam posisi itu, ia kembali dikukuhkan pada 23 Mei 2025.
Ia pun terus menjalankan tugas tersebut sebelum pada akhirnya mendapat kepercayaan baru sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu pada Oktober 2026.
Pengalaman di Luar Jabatan Pemerintahan
Selain menduduki berbagai posisi struktural di Kemenkeu, Prima memiliki pengalaman di sejumlah lembaga dan perusahaan. Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, ia pernah menjadi komisaris PT Semen Indonesia pada Maret 2017 hingga Februari 2023.
Ia juga tercatat pernah menjabat komisaris Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada Juli 2015 hingga November 2020, serta komisaris Indosat Ooredoo sejak Juni 2015 sampai Mei 2017.