- ist
Data Perusahaan Bisa Tetap di Indonesia, Infrastruktur Cloud Baru Resmi Diluncurkan di Jakarta
Civo turut mengklaim mesin virtual dapat disiapkan dalam waktu kurang dari 60 detik, sedangkan cluster Kubernetes kurang dari 90 detik. Kendati demikian, angka tersebut merupakan klaim performa perusahaan dan belum tentu mencerminkan hasil penggunaan pada seluruh kondisi operasional.
“Indonesia memiliki peluang besar dalam adopsi teknologi cloud-native, seiring meningkatnya kebutuhan bisnis akan infrastruktur yang lebih mudah dikelola, memiliki transparansi biaya, dan dirancang untuk mendukung aplikasi modern,” ujar Simon Hansford, Chief Commercial Officer Civo.
CEO Arupa Cloud Nusantara, Reza Kertadjaja, menyebut kerja sama tersebut bertujuan memperluas pilihan infrastruktur bagi perusahaan Indonesia. Kolaborasi ini juga mencakup dukungan konsultasi teknologi dan pendampingan teknis lokal.
Pengembangan berikutnya akan menyasar kebutuhan komputasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Layanan GPU Compute dan GPU Kubernetes di Jakarta dijadwalkan mulai tersedia pada Desember 2026, dengan reservasi yang telah dibuka melalui Arupa.
Kerja sama ini turut mendapat perhatian Kedutaan Besar Inggris di Jakarta sebagai bagian dari kolaborasi teknologi kedua negara. Arupa dan Civo juga berpartisipasi dalam Kubernetes Community Days Indonesia 2026 di Bandung pada Sabtu (24/10/2026), yang mempertemukan komunitas pengembang dan pelaku industri teknologi.