- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial K saat penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/) yang diduga sebagai bandar narkoba.
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso membenarkan soal adanya penangkapan terhadap bandar tersebut.
“Ada bandar ya. Ada satu terduga bandar yang kita amankan, ya inisialnya K,” kata Bismo, di Polda Metro Jaya, Selasa (3/11).
Lebih lanjut, Bismo menerangkan bahwa yang bersangkutan merupakan seseorang yang masuk dalam 18 target saat penggerebekan berlangsung.
“Sudah, sudah kita petakan. Itu kan masuk di 18 target ya kita langsung merangsek ketika kita turun dari kereta itu,” jelasnya.
Sementara itu, Bismo menyebutkan, dari tangan pelaku tidak didapati adanya barang bukti. Namun hasil tes urinenya menunjukkan positif etomidate.
“Dia positif etomidate di urinenye. Dari bandar itu, barang bukti padanya tidak ada,” ungkap Bismo.
Namun, Bismo menerangkan, sejumlah barang bukti narkoba yang telah disita pihak kepolisian diketahui berasal dari luar negeri.
Para pelaku berupaya meloloskan barang bukti melalui lintas darat, laut, hingga udara.
“Asal-usul barang itu ya kita kalau lihat dari penangkapan yang di Aceh itu ya, kan ada yang dari luar tuh. Artinya barang itu, apakah itu dalam bentuk bahan baku atau barang jadi, itu salah satunya sumbernya dari luar. Luar tuh luar negeri ya. Bisa lewat laut, bisa lewat darat, bisa lewat udara,” ungkap Bismo.
“Nah, kita harus perketat di tiga pintu masuk ini. Kan Indonesia ini banyak lautan nih ya, ada lewat resmi, ada yang tidak resmi. Nah, itu butuh informasi dari masyarakat. Kalau misalnya ada yang dicurigai, nah bisa informasikan kepada petugas,” sambungnya.
Kemudian, Bismo menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberantas narkoba, termasuk memburu para bandar narkoba.
“Pokoknya kita harus terus gaspol untuk tangkap bandar, intinya itu. Ya kita akan gunakan segala macam cara, taktik dan teknik supaya bandar itu tertangkap,” terangnya. (ars/dpi)