news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

LRT Jakarta yang akan menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai.
Sumber :
  • ANTARA

Bukan Satukan Rel, Ini Solusi Integrasi Dua Sistem LRT di Jakarta

Dua sistem LRT di Jakarta memiliki konstruksi dan pengelolaan berbeda. Pegiat transportasi menilai integrasi fisik antarmoda menjadi solusi paling realistis.
Minggu, 8 November 2026 - 23:06 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Integrasi fisik antarmoda dinilai menjadi solusi paling realistis untuk menyelaraskan dua jaringan Lintas Raya Terpadu (LRT) yang beroperasi di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Perbedaan konstruksi, pengelolaan, hingga skema pembiayaan membuat penyatuan jalur kedua layanan tersebut tidak mudah dilakukan.

Persoalan ini menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi transportasi publik di Cisarua, Bogor, Sabtu, 7 November 2026. Pegiat transportasi publik Adriansyah Yasin Sulaeman menilai konektivitas antarlayanan perlu diperkuat agar masyarakat lebih mudah berpindah dari satu moda ke moda lainnya.

Menurut Adriansyah, terdapat perbedaan mendasar antara LRT Jabodebek yang dibangun pemerintah pusat dan LRT Jakarta yang dikembangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kondisi tersebut membuat integrasi melalui penyatuan rel membutuhkan pertimbangan teknis dan pembiayaan yang tidak sederhana.

"Memang sekarang ada dua layanan LRT yang berbeda di Jakarta. Kalau yang di sini dibangun oleh pemerintah pusat, di LRT yang baru dibuka yang sampai Manggarai dari Kelapa Gading itu LRT yang dibangun langsung oleh Pemprov DKI Jakarta. Jadi memang secara skema pembiayaan, bagaimana mereka disubsidi, itu memang berbeda nih jalurnya. Jadi yang paling memungkinkan kalau dari pendapat kami tentunya adalah integrasi fisik ya," kata Adriansyah.

Sementara itu, Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyebut konektivitas dengan transportasi lain sudah diterapkan di sejumlah stasiun. Integrasi tersebut antara lain tersedia di Dukuh Atas, Cikoko, dan Halim.

"LRT Jabodebek hampir seluruh dari 18 stasiun itu telah terintegrasi dengan transportasi lainnya. Contohnya di Dukuh Atas itu sudah pastinya tersambung dengan stasiun KRL, kemudian juga di situ terhubung juga MRT sama Transjakarta. Kemudian stasiun-stasiun lainnya seperti Cikoko yang terhubung dengan KRL di Stasiun Cawang. Kemudian ada juga terhubung dengan Kereta Cepat di Stasiun Halim," ujar Radhitya.

Terkait usulan masyarakat untuk memperpanjang jaringan LRT hingga Bogor, Radhitya mengatakan masukan tersebut tetap menjadi bahan pertimbangan. Namun, penentuan jalur baru harus melalui kajian menyeluruh, termasuk kesesuaian tata ruang dan kebutuhan transportasi di daerah yang dilintasi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral